Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra yang didistribusikan melalui kantor pos, akan mulai disalurkan pada Sabtu (22/11). Bantuan dari pemerintah pusat itu akan disalurkan secara bertahap.
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Imam Muttakin mengatakan, penyaluran BLTS Kesra melalui PT Pos itu diperuntukan bagi penerima baru.
Mereka merupakan kelompok masyarakat yang bukan termasuk penerima bansos reguler dari Pusat. Baik itu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Seperti diberitakan, untuk penerima bansos reguler itu, BLTS Kesra sudah lebih dulu disalurkan secara bertahap sejak awal November lalu. Yaitu langsung ke rekening penerima melalui bank himpunan bank milik negara (himbara).
“Penyaluran BLTS melalui PT Pos ini direncanakan akan diberikan bertahap,” kata Imam.
Untuk hari ini (22/11) baru penerima manfaat dari tiga kelurahan saja yang dijadwalkan bisa mengambil BLTS Kesra.
Mereka berasal dari Kelurahan Pakelan, Kelurahan Pocanan, dan Kelurahan Setonogedong. Serta satu orang penerima dari Kelurahan Semampir.
“Total ada 148 kupon,” ungkap Imam terkait jumlah penerima yang akan mengambil bansos senilai Rp 900 ribu itu di Kantor Pos Kediri.
Ratusan calon penerima, lanjut Imam, sudah mendapat pemberitahuan untuk mengambil BLTS di Kantor Pos Kediri Jl Mayjend Sungkono, Kelurahan Pocanan, Kecamatan Kota. Yaitu Mulai pukul 07.30 – 15.00.
“Kami kirimkan surat ke kelurahan sebagai pemberitahuan dan juga memberitahukan kepada yang bersangkutan melalui TRC (Tim Reaksi Cepat) kami,” beber Imam.
Untuk diketahui, total ada 10.001 KPM di Kota Kediri yang terdaftar sebagai penerima manfaat BLTS Kesra via Kantor Pos.
Di luar itu, total ada 32.538 orang penerima manfaat bansos penebalan dari Kementerian Sosial itu.
Sebanyak 22.537 KPM yang merupakan penerima bansos reguler sudah menerima BLTS Kesra yang disalurkan langsung ke rekening bansos penerima.
Sementara itu, jika penerima BLTS di Kota Kediri bisa mencairkan bantuan lewat kantor pos mulai hari ini, ratusan ribu penerima di Kabupaten Kediri masih harus menunggu.
Pasalnya, hingga kemarin belum ada petunjuk lebih lanjut dari pusat.
Sebelumnya ada 134.053 orang yang masuk daftar calon penerima BLTS. Berdasar verifikasi, ada 23.397 orang yang dinyatakan tidak layak. Sehingga, jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) yang mendapat bantuan sejumlah 110.656 orang.
Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kediri Ariyanto mengatakan, jika di Kota Kediri pencairan dilakukan lewat kantor pos dan rekening bank, untuk Kabupaten Kediri masih harus menunggu petunjuk.
Dinas sosial, lanjut Ariyanto, sudah bertemu dengan pimpinan Kantor Pos Kediri.
Namun, hingga kemarin, untuk daftar by name by address (BNBA) dan petunjuk teknisnya masih belum turun. “Jadwal masih proses penyusunan di PT Pos sambil menunggu BNBA dan juknis (dari Kementerian Sosial),” ungkap Ariyanto.
Untuk diketahui, selain penerima lewat kantor pos, penerima BLTS yang sebelumnya merupakan penerima bansos reguler, sudah bisa mencairkan bantuan lewat rekening masing-masing.
Meski demikian, untuk pencairan tersebut dinas sosial tidak bisa memantau. Sebab, dilakukan langsung oleh bank himbara tanpa laporan ke dinsos.
“Kalau yang lewat bank langsung kita nggak bisa memantau karena nggak punya akses. KPM mengecek sendiri,” jelasnya sembari menyebut bahwa belum menerima data dari pihak bank. (ais/sad/ut)
Editor : rekian