Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kebut Pembangunan Pagar Museum Sri Aji Jayabaya Kediri, Begini Progresnya

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Rabu, 19 November 2025 | 00:47 WIB
Pekerja merampungkan pembangunan pagar museum Sri Aji Jayabaya.
Pekerja merampungkan pembangunan pagar museum Sri Aji Jayabaya.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Pembangunan fasilitas pendukung kawasan Museum Sri Aji Jayabaya terus dikebut.

Jelang akhir tahun, progres pembangunan penunjang museum yang berada di Desa Menang, Pagu itu mencapai 60 persen. Walaupun terkendala cuaca, proyek ini harus selesai akhir tahun.

“Fondasi sudah, tinggal tatanan bata saja,” jelas Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Irwan Candra Wahyu Purnama melalui Kabid Cipta Karya Joko Riyanto. Dari total pagar sepanjang 115 meter, tinggal 30 meter yang belum.

Pagar yang dibangun di sepanjang depan museum itu nanti bentuknya tatanan batu bata berpola. Berikutnya di sisi kanan dan kiri ada ramp untuk akses kendaraan besar. Sehingga lebih mudah masuk ke area parkir. Berikutnya ada pula tugu-tugu di pintu masuk.

“Tinggal pasangan bata dan finishing,” jelasnya sembari menyebut bahwa finishing berupa coating bata natural dan kolomnya finishing semen natural.

Lebih jauh, kondisi cuaca memang menjadi tantangan tersendiri bagi pekerja. Pasalnya, hujan kerap mengguyur dalam beberapa waktu terakhir.

“Hujan pasti ada pengaruhnya, cuma nanti masih kita bahas terkait perpanjangan waktu. Nnamun masih nunggu kajian tim,” aku Joko.

Tak hanya saat musim penghujan. Saat kemarau juga ada tantangannya. Seperti saat ada gilir irigasi petani.

Kondisi ini menyebabkan beberapa waktu proses pembangunan tidak bisa dilakukan. “Ketika ada gilir, jadi saluran irigasi dibuka. Akhirnya harus berhenti total,” terangnya.

Seperrti diberitakan, pembangunan pagar ini akan menelan anggaran sebesar Rp 585 juta. Meski pembangunan museum diawali oleh pemimpin terdahulu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berkomitmen untuk melanjutkannya.

Sehingga museum tersebut bisa beroperasi. Baginya, tidak boleh ada satu pembangunan yang terputus karena pergantian pimpinan

Bangunan museum dua lantai itu akan memiliki fungsi masing-masing. Misalnya, bangunan lantai satu akan jadi tempat memajang benda-benda purbakala. Sedangkan lantai dua akan jadi museum etnografi.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kediri #museum #sri aji jayabaya