JP Radar Kediri-Setelah distribusi Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra melalui bank himpunan bank milik negara (himbara) tersalurkan awal November, lebih dari 10 ribu calon penerima lain masih harus menunggu. Sebab, alokasi BLTS yang disalurkan melalui Kantor Pos hingga pertengahan November ini belum jelas.
Supervisor Operasi Pelayanan Kantor Pos Kediri Suwaskito mengatakan, hingga kemarin belum ada informasi jadwal penyaluran BLTS di kantornya. Rencananya, sebanyak 10.001 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Kediri akan menerima BLTS senilai Rp 900 ribu melalui Kantor Pos.
“Untuk Kediri sementara belum ada (jadwal penyaluran, Red). Namun kami sudah koordinasi dengan Dinsos Kota Kediri dan Dinsos Kabupaten Kediri,” ujar Suwaskito.
BLTBaca Juga: Cair Hari Ini! 5 Bansos Masuk Rekening KKS KPM, PKH BPNT Tahap 4, BLTS Kesra, dan Beras 20 kg Cair di Daerah Ini
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Imam Muttakin. Imam menyebut, hingga kemarin masih belum ada informasi dari Kementerian Sosial terkait penyaluran BLTS Kesra melalui Kantor Pos.
Namun, informasi yang diterimanya, BLTS Kesra untuk periode Oktober – Desember itu tetap akan disalurkan di bulan November ini. “Infonya akhir November ini. Tetapi belum ada surat resminya,” tutur Imam.
Adapun saat ini, pihaknya tinggal menunggu jadwal penyaluran. Berbeda dengan penyaluran melalui rekening bank himbara yang bisa diakses secara mandiri oleh penerima, penyaluran melalui Kantor Pos ini akan melalui koordinasi dengan pemda. Salah satunya menimbang kebutuhan tenaga pendukung untuk membantu proses penyalurannya.
“Sekarang ini kami tinggal menunggu. Data yang diberikan kemarin untuk diverifikasi sudah selesai dilaksanakan,” papar Imam.
Untuk diketahui, di Kota Kediri total ada 32.538 keluarga penerima manfaat (KPM) BLTS Kesra. Artinya, sedikitnya ada Rp 29,2 miliar bantuan yang akan disalurkan dalam beberapa hari ke depan. Puluhan ribu KPM itu terdiri dari 12.345 penerima tambahan dan sisanya berasal dari penerima reguler bansos BPNT dan PKH.
Khusus penerima tambahan itu, pemkot melakukan verifikasi faktual. Hasilnya, sebanyak 2.344 calon penerima tercoret karena dinyatakan tidak layak menerima bantuan.
Sedangkan untuk penerima manfaat yang berasal dari data penerima bansos reguler BPNT dan PKH, penyaluran dilakukan melalui rekening bansos masing-masing. Di Kota Kediri, penyaluran melalui transfer bank itu sudah mulai berjalan sejak awal November. Pemerintah mengungkapkan, penyaluran bansos penebalan itu akan dilakukan secara bertahap. “Dari bank himbara sama. Mereka penyalurannya juga bertahap,” tandas Imam.
Baca Juga: BRI Salurkan BLTS Kesra Rp4,4 Triliun untuk 4,9 Juta Keluarga Penerima Manfaat
Tentang BLTS Kesra 2025 di Kota Kediri :
- Total penerima manfaat di Kota Kediri mencapai 32.538 orang
- Terdiri dari 22.537 KPM dari daftar penerima bansos reguler BPNT dan PKH, serta 10.001 KPM penerima tambahan di luar penerima bansos reguler
- Masing-masing KPM menerima BLTS Kesra senilai Rp 900 ribu.
- Penyaluran dilakukan bertahap mulai November ini
- KPM yang menerima bansos lewat bank himbara sudah bisa mencairkan bertahap sejak awal November
- Sebanyak 10.001 penerima BLTS lewat kantor pos harus menunggu pemberitahuan jadwal lebih lanjut. (*)
Editor : Mahfud