JP Radar Kediri - Pemdes Tanon merampungkan beberapa proyek fisik di tahun ini. Mulai dari pembangunan akses di area perkampungan, saluran irigasi, hingga pemasangan lampu penerangan jalan.
Kualitas penerangan di beberapa ruas jalan Desa Tanon perlu ditingkatkan. Terutama jalan yang berada di kawasan persawahan.
Oleh karena itu, pemdes juga memiliki proyek Penerangan jalan umum (PJU). Lokasinya berada di Dusun Tanon Selatan.
PJU dipasang di jalur usaha tani. Sebanyak 21 tiang lampu dipasang dengan jarak 30-35 meter. Selain setiap hari menjadi akses warga ke sawah, jalan tersebut juga merupakan jalan antardesa. Menghubungkan Desa Tanon dan Desa Kepuh.
“Bukan hanya untuk ke sawah saja tapi jalanan antardesa. Kalau gelap kan kasihan yang melintas,” ucap Sekretaris Desa Tanon Achmad Safi’i.
Safi’i mengatakan bahwa ada beberapa alasan pemdes melakukan pemasangan lampu tersebut. Salah satunya adalah menghindari potensi kecelakaan lalu lintas.
Dengan jalan yang terang, pandangan pengendara akan lebih leluasa. Sehingga dapat mengurangi kemungkinan terjadinya insiden yang tidak diinginkan.
Sementara itu, pembangunan jalan-jalan perkampungan dilakukan sepanjang 155 meter. Sebelumnya, jalan tersebut sudah terpasang paving.
Namun rusak karena pemasangan yang sudah lama. Oleh karena itu pemdes melakukan perbaikan menggunakan dana desa. Sedangkan proses pengerjaan dilakukan secara swadaya oleh warga sendiri.
“Ada beberapa proyek fisik, selain jalan pemukiman juga pembuatan saluran-saluran irigasi,” ungkapnya.
Tak hanya itu penerangan dan peningkatan kualitas jalan. Pemdes juga menggenjot pembangunan saluran irigasi.
Saluran yang dibangun bervariasi. Mulai dari 40 meter dan 183 meter melanjutkan saluran yang sudah terbangun sebelumnya.
Untuk irigasi, selama ini petani memanfaatkan aliran sungai dari pecahan Sungai Brantas. Tetapi beberapa wilayah memiliki lokasi yang agak jauh dari aliran sungai.
Sehingga ketika musim kemarau tiba, mereka harus menyewa pompa disel untuk pengairan. Oleh karena itu pemdes juga mengupayakan pemasangan submersible di tahun ini
Editor : Andhika Attar Anindita