JP Radar Kediri - Pemerintah Desa (Pemdes) Kepuhrejo telah merampungkan beberapa proyek fisik prioritas di tahun ini.
Salah satu yang menjadi fokus utama adalah perbaikan jembatan. Akses ini sangat penting bagi aktivitas warga desa setempat.
Perbaikan jembatan tersebut sudah dilakukan sekitar bulan Juli tahun ini. Rehabilitasi dilakukan karena jembatan tersebut gorong-gorongnya sudah runtuh total. Tidak bisa dilalui sama sekali.
“Jembatan itu sepertinya pertama kali dibangun pada 2002. Dulu hanya pernah ditambal saja, sekarang kami bangun ulang total,” jelas Sekretaris Desa Kepuhrejo Amin Tohari.
Jembatan yang dilalui warga untuk beraktivitas sehari-hari ini dikerjakan selama satu bulan dengan dibongkar total. Meskipun demikian, warga tetap bisa melintas secara normal.
Pemdes menyediakan jembatan sementara yang terbuat dari bambu. Sehingga aktivitas warga tidak terganggu.
Selain perbaikan jembatan, Pemdes Kepuhrejo juga merampungkan proyek fisik lainnya. Yaitu rabat jalan dan pembangunan jalan baru di area persawahan milik warga.
Pengerjaan rabat jalan dilakukan di Dusun Pojok menggunakan beton. Proyek ini untuk membangun jalan perkampungan yang sebelumnya merupakan jalan tanah.
“Di sana ada sekitar tiga rumah. Jalan ini dibuat untuk memudahkan akses jalan warga,” tutur Amin.
Untuk mempermudah aktivitas petani untuk ke sawah atau mengangkut hasil panen, pemdes juga membuka jalan baru.
Jalan yang dibangun berada di area persawahan. Dahulu jalan tersebut memiliki ukuran kecil. Hanya jalan setapak.
Namun kini telah dilebarkan agar kendaraan roda empat bisa melintas. Sekarang lebarnya mencapai 3-4 meter.
Dengan panjang sekitar 200 meter, jalan ini dibangun berdasarkan musyawarah bersama. Warga yang memiliki lahan di sekitar jalan tersebut ikhlas merelakan sebagian lahannya untuk proyek ini.
“Ada musyawarah desa sebelum dibangunnya jalan, awalnya itu dilalui motor saja gak bisa,” tandas Amin.
Editor : Andhika Attar Anindita