Kendala berikutnya adalah masalah teknis akibat server kabupaten yang down pasca kerusuhan yang terjadi Agustus lalu. “Kami kesulitan untuk menganggarkan ulang karena jumlah 40 persen itu banyak. Setelah selesai, ternyata server lumpuh akibat kerusuhan di pemkab. Input gak bisa buat SPD pencairan juga gak bisa,” ungkap sekretaris Desa Putih, Ragil Dedie.
Saat ini, pemdes Putih sudah memenuhi syarat. Persentase pengajuan juga sudah selesai sehingga tinggal menunggu proses pencairan saja. Selain itu, pemdes juga sudah meminta pendampingan kecamatan terkait dengan adanya kendala tersebut.
Meskipun transfer dana tersendat, Dedi memastikan bahwa keterlambatan ini tidak memengaruhi pelaksanaan proyek fisik yang telah menjadi prioritas utama desa. Ia menjelaskan, proyek fisik umumnya sudah disiapkan anggarannya di awal tahun dan sudah mulai dijalankan.
“Kalau untuk proyek fisik tidak terganggu. Karena itu yang kami penuhi lebih dulu, sisanya untuk bumdes, dan Bumdes masih dalam tahap perencanaan, nanti kalau sudah cair dana akan digunakan untuk program desa yang sifatnya rutin,” jelasnya.
Sementara itu, desa lain di Kecamatan Gampengrejo yang sempat tersendat yakni Desa Wanengpaten, telah menerima transfer dana desa. “Alhamdulilah di Desa Wanengpaten sudah aman, sudah ditransfer. Kemarin terlambat karena server yang down,” ucap Sekretaris Desa Wanengpaten, Iwan Dwi Basurindra.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Agus Cahyono melalui Kabid Pemdes Henry Rustriandy menyebut pencairan baru disalurkan kemarin pagi. Dari tiga desa yang sempat tersendat, dia belum mengetahui desa mana saja yang sudah ditransfer. “Total pagu DD 2025 di Kabupaten Kediri sebesar Rp 372,7 miliar,” ujarnya.
Untuk diketahui selain Desa Putih dan Desa Wanengpaten di Kecamatan Gampengrejo, satu desa lagi yang sempat tersendat adalah Desa Gayam, Kecamatan Gurah.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian