KEDIRI, JP Radar Kediri– Perbaikan kantor pemerintahan di lingkungan Pemkab Kediri mulai dilakukan.
Proses perbaikan memasuki tahap awal. Yakni pembongkaran bagian penghubung antara kantor Setda dengan gedung DPRD Kabupaten Kediri.
Plt Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kediri, M. Erfin Fatoni menjelaskan bahwa proyek rehabilitasi ini dimulai bulan ini.
“Langsung ditangani oleh pihak ketiga dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Proses rehab gedung Setda dan gedung Bupati sudah dimulai Oktober ini,” jelas Erfin.
Dia mengatakan adapun sesuai timeline, target selesai pada September 2026 nanti. Sehingga, akhir tahun bisa difungsikan.
Erfin menambahkan, kedua gedung direhabilitasi secara bersamaan, tidak dilakukan bertahap.
“Langsung dua gedung. Karena memang ditargetkan September 2026 sudah selesai dan bisa difungsikan kembali,” kata Erfin.
Menurutnya, bila tidak ada kendala, akhir tahun depan kantor Setda dan Bupati Kediri sudah bisa digunakan lagi.
Sebelumnya, pihaknya diminta kementerian untuk menyetorkan kebutuhan ruang guna menentukan layout gedung.
Hasilnya, dari sisi perencanaan ruang, layout gedung Setda tidak banyak berubah. Sedangkan untuk gedung bupati, ada sedikit penyesuaian.
“Layout-nya (gedung Setda) tetap sama seperti sebelumnya. Hanya ada tambahan untuk akses disabilitas, ruang anak, dan fasilitas pendukung lainnya,” terangnya.
Selain memperkuat struktur dan tampilan bangunan, peningkatan sistem keamanan juga menjadi fokus dalam rehabilitasi kali ini.
“Kalau sebelumnya hydrant sudah ada tapi belum otomatis. Nanti sesuai arahan kementerian akan ada sistem penyemprot air otomatis dan penambahan jumlah hidran,” ungkap Erfin.
Sementara itu, untuk gedung DPRD Kabupaten Kediri saat ini masih menunggu proses appraisal aset selesai.
“Saat ini masih proses appraisal. Setelah itu baru diterbitkan surat keputusan untuk bisa kami bongkar,” ucapnya.
Dia memperkirakan hasil appraisal akan keluar pada awal November mendatang. “Kalau sudah keluar, tahun 2026 digunakan untuk perencanaan termasuk penyusunan DED, sedangkan pembangunan fisiknya dimulai tahun 2027,” tandas Erfin.
Editor : Andhika Attar Anindita