Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

RS Bhayangkara Pelopori Pengisian Odontogram Standar DVI, Tanda Tangani Perjanjian Kerja Sama dengan FKG dan RSGM IIK Bhakta

Shinta Nurma Ababil • Selasa, 21 Oktober 2025 | 22:16 WIB

 

SERAGAMKAN ODONTOGRAM: Kepala RS Bhayangkara Kombespol drg Agung Hadi Wijanarko Sp.BM, MARS, C.M.C, QHIA menunjukkan perjanjian kerja sama pengisian odontogram berstandar ber
SERAGAMKAN ODONTOGRAM: Kepala RS Bhayangkara Kombespol drg Agung Hadi Wijanarko Sp.BM, MARS, C.M.C, QHIA menunjukkan perjanjian kerja sama pengisian odontogram berstandar ber

KEDIRI, JP Radar Kediri-Tak hanya mengoptimalkan pelayanan kepada para pasien, RS Bhayangkara Kediri juga jadi pelopor pengisian odontogram atau gambaran gigi dan jaringan mulut dalam bentuk diagram.

Senin (20/10) lalu mereka melakukan penandatanganan kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) serta Rumah Sakit Gigi dan Mulut Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata (IIK Bhakta).

Dengan kerja sama tersebut, RS Bhayangkara akan melakukan pelatihan tentang pengisian odontogram yang sesuai standar disaster victim identification (DVI) dan Interpol. Selanjutnya, mahasiswa FKG IIK Bhakta juga akan praktik odontologi forensik di RS Bhayangkara. 

Kepala RS Bhayangkara drg Agung Hadi Wijanarko Sp.BM, MARS, C.M.C., QHIA mengaku menyambut baik kerja sama pengisian odontogram secara lengkap dan sesuai standar itu. Menurutnya, selama ini masyarakat belum banyak mengetahui fungsi data gigi yang terekam dengan baik.

“Selain untuk pelayanan kesehatan atau untuk rekam medik elektronik (ERM), juga berguna untuk identifikasi saat terjadi bencana massal atau bencana non-alam,” ungkap Agung sembari menyebut odontogram juga sangat penting untuk identifikasi jika terjadi tindak kejahatan. 

Dia mencontohkan bencana ambruknya musala di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo. Dengan korban yang mencapai puluhan santri, dibutuhkan identifikasi. Data gigi geligi santri, menurut Agung sangat membantu identifikasi.

Hal yang sama juga terjadi saat insiden jatuhnya helikopter di Kalimantan Selatan. Identifikasi tiga penumpang warga negara asing (WNA) berlangsung cepat karena mereka punya data odontogram yang dikirim oleh negaranya. Sebaliknya, identifikasi warga negara Indonesia (WNI) tidak bisa berlangsung cepat karena tidak ada data tersebut.

Kerja sama dengan FKG dan RSGM Bhakta, lanjut Agung, bukan hanya untuk memberi pelatihan kepada mahasiswa tentang pengisian odontogram sesuai standar.

Melainkan jadi sarana sosialisasi pentingnya dokter gigi merekam odontogram pasien di rekam mediknya. “Ini bukan hanya untuk pelayanan kesehatan tapi juga pelayanan kemanusiaan,” tandas polisi berpangkat Komisaris Besar Polisi itu.

Agung menegaskan, data odontogram lengkap dan berstandar yang terekam dengan baik di rekam medik bisa digunakan sebagai data ante mortem. “Untuk dibandingkan dengna data post mortem dari korban saat dilakukan identifikasi korban bencana maupun korban kejahatan,” jelasnya.

Terpisah, Dekan FKG IIK Bhakta drg Puspa Dila Rohmaniar M.Kes mengatakan, penandatanganan kerja sama Senin lalu merupakan turunan MoU yang sudah ada. Yakni, lebih spesifik tentang pengisian odontologi forensik.

“Kami akan memberi pelatihan dan evaluasi tentang pengisian odontogram. Baik untuk mahasiswa koas atau dokter gigi yang berpraktik,” terang Puspa sembari menyebut pelatihan akan dimulai November nanti.

Sasaran pertama akan dimulai dari dokter gigi di wilayah Kediri. Selanjutnya akan dilakukan bertahap hingga jadi proyek nasional.

Puspa menegaskan, selama ini dokter gigi berkewajiban mengisi odontogram. Namun, pengisiannya belum seragam. Belum sesuai dengan kaidah yang ditetapkan DFI. “Dengan kerja sama ini nanti pengisian odontogram bisa seragam. Bisa lengkap sesuai kaidah yang dibutuhkan jika terjadi bencana dan lain-lain,” bebernya.

 

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#kediri #rs bhayangkara #Odontogram Standar DVI #Odontogram #rumah sakit #fkg