Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Peringati Hari Santri, Mbak Wali Hadiri Lirboyo Bersalawat, Ajak Santri Berkolaborasi untuk Membangun Kota Kediri

Shinta Nurma Ababil • Selasa, 21 Oktober 2025 | 21:44 WIB

 

KOLABORASI UNTUK KOTA KEDIRI: Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati (2 dari kanan) bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa (3 dari kanan) menghadiri acara Lirboyo Bersalawat padaSenin (20/10) malam.
KOLABORASI UNTUK KOTA KEDIRI: Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati (2 dari kanan) bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa (3 dari kanan) menghadiri acara Lirboyo Bersalawat padaSenin (20/10) malam.

KEDIRI, JP Radar Kediri-Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati beserta Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin menghadiri acara Lirboyo Bersalawat, Senin (20/10) malam.

Acara di Lapangan Barat Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo itu juga dihadiri Ketua Umum PBNU Kiai Yahya Cholil Staquf dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Untuk diketahui, alunan salawat menggema di tengah lautan manusia. Para santri dan syekhermania mengikuti dengan khusyuk panduan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Kegiatan tersebut sekaligus merupakan ungkapan syukur memperingati Hari Santri 2025.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kekuatan pesantren yang luar biasa. Kekuatan tersebut menurutnya terus dirajut oleh para alumni yang juga sudah mendirikan pesantren lain.

Menurutnya Ponpes Lirboyo bukan hanya di Kota Kediri. Melainkan Lirboyo sudah berkembang luar biasa di seluruh Indonesia. Bahkan ada perwakilan di berbagai negara.

“Pesantren ini adalah saka guru pendidikan di NKRI. Sebelum ada pendidikan-pendidikan formal lain, yang mendidik anak bangsa dan membangun kekuatan diawali ulama. Melahirkan santri-santri yang punya hubbul waton minal iman. Kekuatan pesantren, ulamanya, santrinya, ekosistemnya ayo kita jaga dan kuatkan bersama," ajaknya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga mengapresiasi pengolahan limbah di Ponpes Lirboyo. Sampah di sana diolah dan dipilah.

“Inilah sebetulnya program Bapak Presiden Prabowo. Ingin semuanya bisa melakukan pemilahan sampah. Sehingga dari sampah menjadi rupiah, kemudian bisa memberikan barokah,” lanjut Khofifah tentang peran Lirboyo dalam menjaga lingkungan dan kekuatan melahirkan ekonomi pesantren.

Terpisah, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati berdiskusi dengan Ketua Umum PBNU Kiai Yahya Cholil Staquf mengaku bersyukur karena ada banyak pesantren di Kota Kediri. Salah satunya Lirboyo.

Dengan dukungan para kiai dan ribuan santri, Vinanda optimistis pembangunan Kota Kediri akan lebih baik lagi. Menjadi kota yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

"Pembangunan Kota Kediri tak lepas dari peran pondok pesantren. Bersama para kiai dan santri, kami berkomitmen untuk kolaborasi, saling mendukung, berbagi ide dan bersama memberi manfaat untuk masyarakat," paparnya meminta dukungan dan doa dari para kiai agar pemerintah Kota Kediri mendapat rahmat dan berkah dari Allah SWT.

 

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#kediri #hari santri #santri lirboyo #salawat #santri #lirboyo #ponpes lirboyo kediri