Penertiban itu rencananya dilakukan Dinas Perdagangan dan Industri (Disperdagin). Menurut Kepala Disperdagin Kota Kediri M. Ridwan penertiban akan dilakukan dalam waktu dekat. Sasarannya adalah penertiban PKL di beberapa ruas jalan utama.
“Ada sekitar belasan ruas jalan yang PKL-nya akan kami tertibkan,” jelas lelaki yang akrab disapa Ridwan itu.
Menurutnya, penertiban ini perlu dilakukan karena mengacu pada aturan yang telah ditetapkan. Yakni pelaksanaannya mungkin menyesuaikan dengan kondisi yang ada.
Misalnya penertiban pedagang yang tidak boleh berjualan sama sekali. Atau penertiban yang kaitannya dengan pembatasan jam operasional.
“Penertiban kami lakukan menyesuaikan kondisi di lapangan. Harapannya pedagang juga bisa mematuhi tata tertib yang ada,” imbuhnya.
Lebih jauh, dia menjelaskan, penertiban ini bertujuan untuk menciptakan tata letak wilayah di Kota Kediri menjadi lebih nyaman. Kemudian juga meminimalkan kemacetan lalu lintas akibat penumpukan kendaraan di bahu jalan.
Penertiban itu nantinya akan dilakukan secara situasional. Jika hanya ada satu sampai dua pedagang mungkin akan disarankan untuk berjualan di gang. Dengan syarat tidak mengganggu jalan.
Namun apabila jumlahnya besar bisa dialihkan ke lokasi yang lebih luas. Misalnya, nanti ke area taman maupun pasar- pasar tradisional.
Untuk diketahui, pada April lalu Disperdagin sudah merelokasi beberapa PKL yang ada di Jalan Pattimura. Meskipun pedagang telah direlokasi, pihaknya menyebut jika masih terus melakukan pemantauan secara berkala.
“Kami selalu evaluasi terkait kondisi PKL (pedagang kaki lima, Red). Evaluasinya meliputi pendapatan dan lokasi pemindahannya bagaimana,” terang lelaki yang dulunya menjabat sebagai Kepala DKPP Kota Kediri.
Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan pelatihan kepada para pelaku UMKM kecil. Bahkan juga memberikan bantuan yang dilakukan secara bertahap.
Terakhir, Ridwan berharap agar pedagang bisa mematuhi tata tertib yang sudah ada. Sebab jika saling mengerti dan memahami dipastikan semua bisa berjalan dengan baik.
“Termasuk pedagang yang tetap bisa berjualan, masyarakat bisa melintas tanpa harus mengeluhkan kemacetan. Begitupun tata letak Kota Kediri yang jauh lebih indah dan ngangeni,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian