KEDIRI, JP Radar Kediri- Kekosongan yang sempat terjadi pada kursi sekretaris daerah (sekda) Kota Kediri untuk sementara resmi terisi.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melantik M. Ferry Djatmiko sebagai Penjabat (Pj) Sekda Kota Kediri pada Kamis malam (9/10).
Bertempat di ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Ferry dilantik bersama tiga pejabat eselon II lainnya.
Tiga pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik itu meliputi Syamsul Bahri pada jabatan Asisten Pemerintahan dan Kesra.
Lalu, Heri Purnomo pada jabatan Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Serta Moh. Ridwan pada jabatan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin).
"Pelaksanaan rotasi atau mutasi ini adalah hal yang wajar dan sebelumnya juga dilakukan. Kemarin karena dua asisten dan Pak Ridwan berhalangan hadir maka hari ini dilantik bersama Penjabat Sekda. Untuk menjalankan amanah dengan profesional," ujar Vinanda.
Lebih jauh Vinanda mengatakan, mutasi jabatan di lingkungan Pemkot Kediri dilaksanakan sesuai dengan proses dan keputusan secara matang.
Yakni, sudah melalui proses pansel, tes psikologi, dan uji kompetensi. Vinanda berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah serta terus berinovasi dan bekerja secara maksimal.
"Hal ini dilaksanakan sesuai dengan hasil-hasil kemarin. Termasuk integritas, kedisiplinan, dan lain sebagainya. Harapannya pejabat yang dilantik juga memberikan dedikasi kepada Kota Kediri," tandasnya.
Adapun dasar pelantikan penjabat sekda itu berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penjabat Sekretaris Daerah.
Serta, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 91 Tahun 2019 tentang penunjukkan Penjabat Sekretaris Daerah.
Vinanda menambahkan, pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama memang harus segera dilaksanakan.
Di antaranya agar kinerja aparatur pemerintah semakin meningkat serta tugas pelayanan publik bisa terus berjalan.
Sementara itu, Penjabat Sekda Kota Kediri M. Ferry Djatmiko mengatakan, setelah pelantikan ini langkah ke depan yang akan diambil adalah membantu mewujudkan visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri.
Ferry mengatakan, tantangan Pemkot Kediri yang akan dihadapi tahun depan cenderung sama dengan daerah lain. Khususnya dengan dampak adanya efisiensi.
“Sebagai ASN tentu siap ditempatkan di mana saja. Untuk tantangan ke depan seperti efisiensi akan kami kaji dulu. Harapannya tidak ada pengaruh untuk program-program prioritas artinya tetap bisa berjalan," tandas Ferry.
Editor : Andhika Attar Anindita