KEDIRI, JP Radar Kediri-Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memberi perhatian khusus akan fungsi rumah ibadah di Kota Kediri. Dalam sosialisasi Rumah Ibadah Ramah Anak di ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri kemarin (7/10), pemimpin muda yang akrab disapa Mbak Wali itu menegaskan bahwa rumah ibadah harus bisa jadi tempat untuk menanamkan nilai kebaikan, kasih sayang, hingga toleransi.
Mbak Wali mengatakan, rumah ibadah memiliki fungsi strategis sebagai tempat pembinaan spiritual dan moralitas umat. Termasuk bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Rumah ibadah ini merupakan tempat suci sekaligus tempat pembinaan spiritual dan moralitas. Di sinilah nilai-nilai kebaikan, kasih sayang, serta toleransi ditanamkan, terutama bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Konsep rumah ibadah ramah anak, menurut Mbak Wali sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, bersih, dan inklusif bagi anak-anak.
“Harapan kami, rumah ibadah dapat menjadi ruang yang benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak. Tentu hal ini membutuhkan dukungan dari seluruh pihak, termasuk para pengurus rumah ibadah,” tambahnya.
Menurut Mbak Wali rumah ibadah ramah anak setidaknya memiliki empat prinsip utama. Yakni, aman, nyaman, inklusif, dan mendidik.
“Dengan bekal ilmu agama dan pengetahuan yang seimbang, kita berharap generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, kuat, dan berdaya saing,” terang Wali Kota termuda di Indonesia ini.
Mbak Wali menegaskan, terwujudnya rumah ibadah ramah anak merupakan bagian dari upaya Pemkot Kediri dalam mewujudkan Kota Layak Anak.
Sinergi antara pemerintah, pengurus rumah ibadah, tokoh agama, dan masyarakat jadi kunci agar rumah ibadah benar-benar dapat berperan sebagai ruang pembentukan karakter generasi penerus.
Editor : Shinta Nurma Ababil