Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Imbas Kena Proyek Jalan Tol, Kantor PMI Kota Kediri Terpaksa Bakal Bergeser

Ayu Ismawati • Selasa, 7 Oktober 2025 | 00:13 WIB

 

Kondisi terkini kantor PMI Kota Kediri.
Kondisi terkini kantor PMI Kota Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Selama sebelas bulan ke depan, kantor unit donor darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kediri bakal direlokasi.

Kantor lama yang berada di Jalan Mayor Bismo dianggap tidak kondusif. Itu tak lepas dari dampak proyek pembangunan jalan tol.

Akibatnya, unit donor darah itu direlokasi ke tempat baru sejak pertengahan bulan September lalu.

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, lokasi baru kantor UDD PMI Kota Kediri itu berada di Jalan Semampir I Gang Tembus Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota.

Kepala UDD PMI Kota Kediri Dr Ira Widyastuti mengatakan, relokasi itu hanya bersifat sementara.

Sebab, meskipun proyek tol mengepras area teras dan parkir depan kantor lama, rencananya kantor PMI tidak akan dipindah. Melainkan akan dibangun ulang dengan diperlebar ke sisi barat.

“Akan (dibangun) mundur 2–3 meter ke barat. Karena kami perlu renovasi itu, unit donor darahnya kan posisinya paling depan. Mau nggak mau kami harus pindah,” ujar Ira.

Relokasi sementara untuk kantor UDD PMI itu menurut dr Ira sangat dibutuhkan. Sebab hampir selama sebulan mulai awal Agustus lalu, operasional alat laboratorium terkendala proyek pembangunan jalan.

Seperti contoh, kerja laboratorium tidak bisa berjalan bersamaan ketika alat berat proyek tol sedang beroperasi. Hal itu yang membuat operasional laboratorium terhambat.

“Karena unit donor darah ini mengolah darah untuk hajat hidup orang banyak, ya lebih baik memang relokasi sementara supaya operasionalnya tetap jalan 100 persen,” sambung Ira.

Dia menyebut relokasi di kantor baru itu akan berlangsung selama 11 bulan. Hingga Agustus 2026 nanti.

Terkait relokasi sementara itu, Ira mengatakan tempat baru itu merupakan bentuk kompensasi dari pelaksana proyek tol.

Meski berada di kawasan perumahan, menurutnya tak memengaruhi intensitas pendonor darah. Sebab, tempat relokasi itu berada tak jauh dari kantor lama.

Ira mengaku bahwa pihaknya semula ingin lokasi yang dekat dengan rumah sakit. Juga kalau bisa di jalan besar agar pendonor darah mudah mencarinya.

Sayangnya, ternyata tidak ada yang sesuai dengan harapan tersebut. “Karena bagaimana pun unit donor darah ini adalah laboratorium yang perlu IPAL dan lain sebagainya,” terangnya.

Meski baru beroperasi di tempat baru, Ira mengatakan animo pendonor masih cukup tinggi. Rata-rata dalam sehari, ada 60 pendonor darah yang datang ke UDD PMI Kota Kediri untuk mendonorkan darahnya.

Selama relokasi itu, operasional UDD PMI sempat dialihkan ke unit donor darah di beberapa wilayah terdekat hanya selama lima hari di awal saja.

“Alhamdulillah nggak ada perubahan (penurunan animo pendonor darah, Red). Malah saya melihatnya pendonor lebih nyaman karena posisinya tidak di tepi jalan besar,” pungkasnya.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kediri #proyek jalan tol #tol #PMI kota kediri