Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kreatif! Pemdes Mejono Kediri Wadahi Kebutuhan Pasokan Air Petani dengan Cara Ini

Diana Yunita Sari • Selasa, 7 Oktober 2025 | 04:43 WIB
Warga mencoba pompa air baru di Desa Mejono (Diana Yunita Sari)
Warga mencoba pompa air baru di Desa Mejono (Diana Yunita Sari)

KEDIRI, JP Radar Kediri- Desa Mejono sebagian besar wilayahnya adalah lahan pertanian. Praktis mayoritas warga yang menjadi petani.

Praktis, pemdes terus berupaya untuk mendukung sektor pertanian. Salah satunya dalam hal pengairan. Oleh karena itu, pemdes mengandalkan pompa submersible.

Pembangunannya dilakukan sejak bulan Juni lalu dan telah rampung bulan September. Keberadaannya mampu mengairi sekitar sepuluh hektare lahan sawah.

“Itu daerah perbatasan dengan Desa Jambu. Aliran sungainya terlalu jauh jika dibangun selokan tidak memungkinkan,” ucap Bendahara Desa Mejono Ayub Afrizal. 

Baca Juga: Pemdes Bogokidul Gandeng Warga dalam Program Garap Padat Karya Tunai Desa

Diketahui bahwa struktur tanah di lokasi tersebut adalah jenis tanah tegal. Lahannya cenderung kering.

Sangat bergantung pada air hujan untuk pengairannya. Sedangkan sungai yang digunakan untuk pengairan utama adalah Sungai Harinjing.

Namum di musim kemarau sungai tersebut kerap mengering. Sehingga para petani lebih sering menyewa disel untuk pengairan. 

“Niatnya agar petani tidak perlu sewa disel, nanti bisa pakai sistem per blok sawah,” jelas Ayub. Pengerjaan proyek ini sudah rampung.

Termasuk pemasangan alat dan pembuatan rumah atau posnya. “Nantinya akan sistem token, jadi warga yang butuh air tinggal isi token saja,” lanjutnya. 

Baca Juga: Tantangan Tentara Bakal Semakin Kompleks, Begini Kemeriahan Peringatan HUT Ke-80 TNI di Kediri

Ayub mengatakan Pemdes masih belum merencanakan berapa biaya sewa bagi petani yang memakai pompa submersible.

Yang jelas harus lebih murah dari biaya sewa disel yang sebelumnya dilakukan. “Masih dirembukkan dulu bagaimana yang memudahkan petani,” pungkasnya.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kabupaten kediri #Plemahan kediri #plemahan #pompa air #pengairan sawah