Pemdes Bogokidul dalam upaya pemberdayaan warga menyelenggarakan Padat Karya Tunai Desa (PKTD).
Yaitu sebuah program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa.
Terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga miskin dan pengangguran. Program PKTD di Bogokidul dilakukan dengan melibatkan warga setempat.
Mereka dikontrak dalam kegiatan produktif. Seperti perbaikan jalan usaha tani, membersihkan lingkungan sekitar, dan membersihkan saluran irigasi. Kegiatan tersebut didanai oleh Dana Desa.
“Program wajib satu tahun sekali, ini sudah berjalan sejak tahun 2017. Tujuannya tentu untuk memberdayakan warga, buruh tani, atau yang kerja serabutan kami kontrak,” ucap Sekretaris Desa Bogokidul Bayu Yudha Prakoso.
Jumlah anggota PKTD yang dikontrak tahun ini berjumlah 28 orang laki-laki dengan rentang usia 25-70 tahun.
Bayu mengatakan untuk mengikuti program tersebut tidak ada batasan usia. Kriteria utama yang jelas harus memiliki fisik yang sehat.
Mengingat semua pekerjaan yang dilakukan melibatkan aktivitas fisik. Jumlah pekerja kontrak setiap tahunnya berbeda-beda tergantung kebutuhan dan dana desa.
Jumlah terbanyak adalah di tahun 2024 yaitu mencapai 32 orang. Para pekerja dikontrak selama 10 hari kerja, dengan waktu bekerja 6 jam per hari. “Kerja 6 jam, dari jam 8-10 pagi, lalu lanjut jam 1 siang sampai 4 sore,” lanjutnya.
Proses pendaftaran dilakukan dengan membagikan informasi kepada warga yang memenuhi kriteria, kemudian warga yang berminat dapat melakukan pendaftaran.
Waktu dilaksanakan PKTD biasanya dilakukan sebelum musim hujan tiba. Hal tersebut sebagai upaya antisipasi agar tidak terjadi banjir.
“Mereka yang dikontrak membersihkan aliran sungai dari sampah-sampah yang menumpuk. Lalu saluran irigasi agar jika nanti musim hujan aliran tidak tersumbat,” jelasnya.
Pembayaran para pekerja dilakukan setiap hari Sabtu atau Minggu setelah merampungkan pekerjaannya.
Editor : Andhika Attar Anindita