KEDIRI, JP Radar Kediri- Puluhan mobil dinas Pemkab Kediri rusak terdampak kerusuhan pada 30 Agustus lalu.
Malam itu terjadi kerusuhan yang menyebabkan 18 satuan kerja (satker) di komplek pemkab Kediri terdampak.
Selain gedung dan peralatan kantor, ada 28 mobil dinas yang rusak parah. Mulai dari dirusak hingga dibakar massa.
“Motor ada lebih sedikit. Ada dua sepeda motor milik pemkab yang terdampak,” jelas Plt Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kediri M Erfin Fatoni.
Akhirnya, pemkab melakukan perubahan anggaran pertama yang diperuntukkan bagi 18 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang terdampak kerusuhan.
Pemerintah menggeser anggaran belanja tidak terduga (BTT) untuk pengadaan aset yang terdampak.
Total pergeseran dari BTT kurang lebih sekitar Rp 5,4 miliar. Peruntukannya paling banyak untuk pembelian peralatan kantor. Selain itu juga untuk penyekatan gedung ruang kerja SKPD terdampak kerusuhan.
Namun, menurut Erfin, anggaran itu tidak diperuntukkan untuk pengadaan kendaraan dinas yang terdampak.
“Di tahun 2025 ini masih belum ada target berkaitan dengan penambahan kendaraan dinas bagi satker yang mengalami bencana sosial,” jelas Erfin.
Editor : Andhika Attar Anindita