Alasannya terlalu kecil. Apalagi bangunan gedung dewan itu itu juga terkepras oleh jalan tol. Sehingga membuat posisinya tidak lagi strategis. Seperti yang disampaikan Ashari, anggota DPRD Kota Kediri. Gedung tempatnya berkantor memang harus dibangun kembali. “Kalau dibangun kembali di tempat semula, banyak yang harus dipertimbangkan,” ujar Ashari.
Politisi Partai Demokrat itu menyoroti gedung lama di Jl Mayor Bismo Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota, itu dianggap kurang representatif. Alasannya karena kurang luas untuk menampung banyak orang. Terutama saat agenda rapat besar seperti rapat paripurna maupun rapat dengar pendapat yang menghadirkan banyak pihak.
Apalagi ada proyek pembangunan jalan tol yang tengah berlangsung. Khususnya akses bandara yang exitnya berada di dekat gedung DPRD. “Kebetulan exit tolnya ini tidak jauh dari gedung DPRD yang lama. Kalau jalan tol ini sudah beroperasi, saya punya keyakinan arus lalu lintas dan keadaannya pasti akan berubah. Pasti lebih ramai dari sekarang ini,” ungkapnya.
Kondisi itu menurutnya mengkhawatirkan saat ada kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat kepada dewan. Karena itu, dia menyebut butuh relokasi di tempat yang lebih representatif.
“Masih butuh kajian. Kita tidak bisa grusa-grusu. Tidak bisa serampangan untuk menentukan lokasinya,” tandas anggota Komisi C DPRD Kota Kediri itu.
Disinggung terkait lahan di Kelurahan Singonegaran, Pesantren, yang sebelumnya diusulkan menjadi lokasi baru kantor DPRD, Ashari mengaku belum mendapat informasi pasti. Yang jelas, dia mendorong agar aspek-aspek lingkungan tetap dijadikan pertimbangan sebelum menentukan lokasi baru.
“Di sana dekat dengan rumah sakit. Arus lalu lintas juga padat sekali. Dan jalurnya orang ngomong ini kan jalur rawan karena ada tikungan yang sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Itu juga harus menjadi pertimbangan. Sehingga dasarnya ini harus dikaji betul,” sarannya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian