Karena angka pengangguran masih besar, Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri pun mendorong Pemkab Kediri untuk melakukan intervensi. Misalnya adalah menjalani program magang ke luar negeri.
Program ini dinilai penting karena dapat meningkatkan keterampilan masyarakat Kabupaten Kediri. Sekaligus membuka peluang kerja, sehingga angka pengangguran di Kabupaten Kediri bisa ditekan.
Seperti diketahui, pada Senin (16/9) lalu, Pemkab Kediri melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menggelar seleksi dan penjaringan peserta magang ke Jepang untuk pertama kalinya. Menurut Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri Dodi Purwanto, langkah ini merupakan terobosan yang patut diapresiasi.
Program hasil kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, International Manpower Development Organization Japan (IM Japan) dan Disnaker Kabupaten Kediri ini menurutnya harus terus dilakukan. Karena, kegiatan ini berguna bagi masyarakat.
Khususnya untuk mengurangi angka pengangguran. “Saya sangat mengapresiasi adanya program ini. Harapannya, peserta bisa meningkatkan kompetensi teknis (hard skill) sesuai bidangnya, sekaligus soft skill seperti etos kerja, kedisiplinan, tanggung jawab, dan jiwa kewirausahaan,” ungkapnya.
Dodi menambahkan, bekal yang diperoleh selama mengikuti magang di Jepang akan sangat bermanfaat ketika kembali ke tanah air. Peserta bisa mengembangkan ilmu, menularkannya kepada masyarakat, hingga membuka usaha secara mandiri.
“Yang baik dibawa pulang dan dikembangkan di Indonesia, sedangkan yang kurang baik ditinggal di sana,” ujarnya.
Sesuai arahan perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan RI yang hadir dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Daerah melalui Disnaker Kabupaten Kediri juga diminta mengajukan permohonan kerja sama untuk program magang ke Jepang. Hal ini karena materi tes yang diberikan kepada peserta terbilang cukup berat dan bersifat sistem gugur.
Adapun tahapan seleksi meliputi ujian tulis matematika dasar, tes ketahanan fisik, tes wawancara, tes kesehatan, hingga tes bahasa Jepang. Untuk itu, Disnaker dia mendorong agar disnaker mempersiapkan lebih awal dengan menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Kabupaten Kediri. “Harapannya, adik-adik yang berminat sudah siap mengikuti try out sebelum program resmi dari kementerian turun,” terang Dodi.
Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong PAUD Go Digital, Guru Dibekali Bimtek Konten Belajar
Dengan adanya dukungan DPRD, Dodi berharap Pemkab Kediri bisa menjadikan program magang ke luar negeri sebagai agenda rutin tahunan. Selain menambah pengalaman kerja internasional, langkah ini juga dianggap strategis untuk menekan angka pengangguran di Bumi Panjalu. "Ini program bagus," tegasnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian