JP Radar Kediri-Sehari pascadidatangi oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Restu Romadhon, bocah asal Dusun Dawuhan, Desa Kawedusan, Plosoklaten itu bisa langsung kembali ke bangku sekolah. Di hari pertamanya, Restu terlihat langsung beradaptasi dengan teman-teman di SDN Kawedusan 1, sekolah barunya.
Memakai seragam merah putih pemberian bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu, Restu langsung mengikuti kegiatan belajar bersama siswa lain. Fitri Nur Aini, wali kelas 1 SDN Kawedusan 1 mengatakan, Restu relatif cepat dalam membaca meski sudah beberapa bulan tidak masuk sekolah.
Kemampuan menulisnya juga terbilang baik. Karenanya, bocah berusia delapan tahun itu tak mendapati banyak kendala saat mengikuti pembelajaran.
"Restu masih bisa menulis walaupun masih sedikit kaku," kata Fitri ditemui di sekolah pada Selasa (16/9) pagi.
Selain kegiatan pembelajaran, Restu juga bisa bersosialisasi dengan baik bersama teman-temannya. Saat jam istirahat, misalnya. Dia langsung bermain bersama teman-teman yang baru dikenalnya. Mereka juga bersama-sama ke kantin untuk membeli jajan.
Saat mengikuti senam pagi, menurut Fitri bocah yang baru kali pertama kembali sekolah itu juga semangat dan ceria. Hal itu memudahkan guru untuk memandunya dalam pembelajaran. "Tanpa malu langsung bisa bersosialisasi (dengan siswa lain)," terang Fitri.
Ditemui terpisah, Restu mengaku bersyukur bisa kembali sekolah. Menurutnya, dengan masuk sekolah dia bisa kembali melanjutkan kemampuan membaca dan menulisnya. "Tadi (16/9) diajari menulis, lumayan bisa," ungkap Restu.
Sebelumnya, Mas Dhito menemui Restu di rumahnya pada Senin (15/9) lalu. Bocah yang tinggal bersama pasangan Mujiastuti dan Siswanto, tetangganya, itu tidak bisa sekolah karena terkendala tidak memiliki akta kelahiran.
Mendengar cerita Restu, bapak dua anak itu langsung terenyuh. Apalagi, ternyata Restu harus tinggal menumpang karena orang tuanya bercerai. Ibunya berada di Bandung, Jawa Barat. Sedangkan sang ayah yang bekerja sebagai sopir truk sering berada di luar kota.
Melihat kendala yang dihadapi Restu, Mas Dhito langsung memfasilitasinya agar bisa bersekolah. Tak hanya membuatkan akta kelahiran, orang nomor satu di Pemkab Kediri itu juga memberikan bantuan seragam, alat tulis, dan perlengkapan sekolah lainnya.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira