Lelaki yang kerap disapa Dhito itu sempat meneteskan air mata kala melihat rumah keduanya luluh lantak akibat disantap si jago merah. Sebagai pemimpin, dia telah menyampaikan permohonan maaf kepada warganya atas insiden yang menyebabkan terganggunya pelayanan.
Dhito tetap berdiri tegak untuk menatap kedepan. Dia berkomitmen secepatnya menyelesiakan masalah yang telah menimpa kabupaten yang dipimpinnya. Dia mengajak warga untuk melakukan gotong royong untuk membersihkan Pemkab Kediri pasca-kerusuhan pada Sabtu (30/8) malam lalu.
Ajakan untuk kerja bakti itu seluruh berlaku untuk seluruh elemen masyarakat yang akan dilaksankan pada Jumat (5/9) nanti. “Silakan hadir ke pemkab, bersama-sama kita bersihkan rumah kita bersama, rumah rakyat,” jelasnya.
Semua orang yang datang bebas. "Tidak memandang agama, asal, dari mana saja kecamatannya silakan datang,” ucapnya. Ajakan itu sebagai wujud rasa memiliki warga terhadap fasilitas dan bangunan yang ada di Pemkab Kediri.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian