Kegiatan yang diikuti berbagai museum di Jawa Timur itu akan dilaksanakan di Taman Sekartaji Kota Kediri. Museum Exhibition 2025 ini akan menampilkan koleksi museum dari berbagai kota dan kabupaten di di Jawa Timur. Mulai dari masa purbakala hingga era pra-kemerdekaan RI.
Seperti Museum Daerah Kabupaten Tulungagung. Mereka akan memamerkan koleksi terbaiknya. Salah satunya adalah replika manusia purba yang usianya sudah puluhan ribu tahun lalu.
Museum yang dikelola Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab Tulungagung itu dikenal dengan nama Museum Wajakensis. Didirikan pada 1996, museum itu menyimpan koleksi benda-benda arkeologika dan etnografika. Sebagaimana namanya, salah satu koleksi unggulannya adalah replika tengkorak Homo Wajakensis. Pada 1888 lalu, fosil manusia purba dari spesies homo sapiens itu juga ditemukan di pegunungan karst di wilayah Tulungagung Selatan.
Untuk diketahui, Museum Exhibition 2025 akan diikuti 8 museum di Jawa Timur. Itu meliputi Museum Song Terus, Pacitan; Museum Etnografi dan Pusat Kajian Kematian UNAIR Surabaya; dan Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari, Jombang. Lalu, Museum Daerah Tulungagung; Museum Penataran, Kabupaten Blitar; Museum Anjuk Ladang, Nganjuk; Museum Sri Aji Jayabaya, Kabupaten Kediri; serta Museum Airlangga, Kota Kediri.
Selain itu, kegiatan ini juga akan diikuti oleh enam komunitas dan kolektor sejarah. Zachrie berharap bisa menambah pengetahuan masyarakat tentang sejarah dan budaya lokal. Khususnya sejarah yang membangun peradaban Kota Kediri.
“Kami ingin menggali potensi-potensi peninggalan budaya Kediri yang ada di masing-masing komunitas. Sehingga koleksi-koleksi bersejarah ini juga bisa diinformasikan kepada masyarakat,” tandas pria yang akrab disapa Ayik itu.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian