KOTA, JP Radar Kediri-Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati merespons cepat aduan keberadaan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kelurahan Pojok.
Begitu menerima laporan di Lapor Mbak Wali 112, orang nomor satu di Pemkot Kediri itu langsung menginstruksikan dinas sosial dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melakukan penanganan.
Setibanya di lokasi, tim lantas menenangkan situasi. Selanjutnya mereka melakukan penanganan medis awal kepada ODGJ tersebut. “Begitu ada laporan masuk dari masyarakat kami langsung bergerak. Pada prinsipnya kenyamanan dan keselamatan warga harus diutamakan,” ungkap perempuan yang akrab disapa Mbak Wali itu sembari menyebut hak-hak ODGJ juga tidak boleh diabaikan, sehingga mereka tetap mendapat pengobatan.
Mbak wali menegaskan, Pemkot Kediriberkomitmen memberi pendampingan agar masyarakat merasa aman. Sekaligus memastikan ODGJ mendapatkan perawatan yang layak.
Dengan keberadaan kanal Lapor Mbak Wali 112, dia berharap masyarakat segera melapor jika terjadi hal yang membahayakan lingkungan. Termasuk terkait ODGJ.
“Terima kasih kepada warga yang cepat melapor.Ini bentuk kepedulian bersama untuk menjaga lingkungan tetap aman. Jangan khawatir, pemerintah hadir untuk menindaklanjuti setiap aduan. Terpenting, kita harus menolong dengan cara yang baik dan tidak melukai mereka yang membutuhkan," paparnya.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial Paulus Luhur menambahkan, pendamping ODGJ, TRC, dan TKSK mendatangi lokasi ODGJ pada Minggu (24/8) sore hingga malam. Satu keluarga di Kelurahan Pojok terindikasi menderita gangguan jiwa.
Salah satu anggota keluarga sudah meninggal. Adiknya bernama Wahyudi ada di Panti ODGJ milik Pemprov RSBL Butuh Kras. Adapun yang Minggu malam lalu mengamuk adalah Fauzan.
Dinas kesehatan Melalui puskesmas langsung memberi injeksi. Selanjutnya, satpol PP melakukan pengamanan dan dinas sosial menempatkan Fauzan di shelter sambil melakukan observasi setelah diijeksi.
"Saat ini ODGJ bernama Fauzan ini berada di Barak Semampir. Tadi siang (26/8) sudah diinjeksi dan kondisinya tenang namun tidak bisa diam. Apabila kondisi masih belum membaik dan dokter jiwa merujuk ke RS maka akan segera dibawa Ke RSJ Lawang di Malang," jelasnya.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira