KEDIRI, JP Radar Kediri- Penerima yang belum mengambil bantuan subsidi upah (BSU) pada 6 Agustus lalu masih punya kesempatan. Sebab ada alokasi tambahan sebanyak 202 orang penerima manfaat yang akan disalurkan hingga 12 Agustus mendatang di Kantor Pos.
Hal itu diungkapkan Supervisor Operasi Pelayanan Kantor Pos Kediri Suwaskito, bahwa Kantor Pos Kediri mendapat alokasi tambahan yang terhimpun dalam Batch 4 sebanyak 202 orang penerima manfaat.
Baca Juga: Buntut Masalah GKJW Mojoroto Kediri, Pemkot Godok Regulasi Pendirian Tempat Ibadah
Dengan demikian, sisa alokasi yang belum diambil akan diakumulasi dengan data tambahan tersebut dan masih bisa diambil hingga 12 Agustus mendatang. “Baru semalam (6/8) datanya masuk,” ujar Suwaskito.
Untuk diketahui, sisa alokasi sebelumnya masih ada 575 orang yang belum mengambil BSU di Kantor Pos Kediri. Jadi hingga kemarin, total yang belum menerima bantuan tersebut masih ada sekitar 777 penerima manfaat. Alokasi BSU senilai masing-masing Rp 600 ribu yang akan disalurkan hingga beberapa hari ke depan.
Baca Juga: Operasional IPLT Kota Kediri Tunggu Pembangunan Akses Jalan Rampung, Ini Target dari Dinas PUPR
“Adanya penambahan alokasi ini akhirnya mundur lagi untuk penutupan penyalurannya,” tandasnya.
Terkait masih banyaknya penerima manfaat yang belum mengambil BSU, Suwaskito mengatakan, sebagian masyarakat tidak mengetahui jika mendapat bansos tersebut. Padahal menurutnya, penerima manfaat sudah mendapat pesan pemberitahuan. Salah satunya melalui Whatsapp blast.
Baca Juga: Siap-Siap Berburu Ratusan Kuota Beasiswa Kuliah, Pemkot Gandeng Sembilan Kampus di Kota Kediri
“Ada yang dapat WA atau SMS itu terkadang masih curiga. Ini benar atau nggak. Ini penipuan atau enggak. Tapi tidak dikonfirmasi langsung,” ungkapnya.
Menyikapi itu, pihaknya intens menyampaikan pemberitahuan, baik melalui pesan Whatsapp maupun media sosial. Termasuk mendatangi beberapa penerima manfaat secara door to door.
Baca Juga: Dewan Beri Dukungan Pemkab Kediri Tekan Biaya Produksi Pertanian
“Ada beberapa yang kami datangi. Padahal itu data dari perusahaan, kami sampai cek ke NIK (Nomor Induk Kependudukan, Red) dan kami datangi satu-satu. Karena kasihan juga kalau sampai dikembalikan ke Kemenaker,” bebernya.
Beberapa penerima manfaat yang tidak bisa mengambil BSU itu juga dipicu berbagai alasan. Di antaranya penerima manfaat yang sudah berstatus tahanan di lapas. Hingga tidak bisa mengambil karena sakit dan harus dirawat di rumah sakit.
Baca Juga: Pemkot Intensifkan Pengawasan Jembatan Lama Kota Kediri, Ini Penyebabnya
Ada dua orang yang di awal penyaluran dulu kami datangi ke sana (lapas). Kemudian kemarin ada lagi yang saat kami memberi info, istrinya yang datang ke kantor dan ngomong kalau posisinya di Lapas Kediri. “Akhirnya kami izin ke sana untuk menyampaikan BSU,” ungkap Suwaskito.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian