Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Program Cek Kesehatan Gratis di Kota Kediri Fokus 16 Item Pemeriksaan, Gangguan Mental Salah Satunya

Ayu Ismawati • Selasa, 5 Agustus 2025 | 06:07 WIB
TERSENYUM LEBAR: Siswa MTsN 1 Kota Kediri antusias mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar secara bergiliran.
TERSENYUM LEBAR: Siswa MTsN 1 Kota Kediri antusias mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar secara bergiliran.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk anak sekolah resmi dimulai kemarin (4/8). Tenaga kesehatan (nakes) dari seluruh puskesmas di Kota Kediri dikerahkan.

Sasarannya SD hingga SMA/sederajat. Pemeriksaan kesehatan berbasis skrining itu dilakukan secara bergiliran. Salah satu fokusnya adalah deteksi dini gangguan mental.

Isu kesehatan mental pada anak usia sekolah menjadi sorotan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. Dalam CKG anak sekolah, kesehatan mental juga akan menjadi salah satu item yang diskrining.

“Nanti ada pemeriksaan jiwa. Tapi masih bentuknya skrining untuk melihat kondisi kejiwaannya seperti apa,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr Muhammad Fajri Mubasysyir.

Dalam pelaksanaannya, siswa akan dicek kondisi kesehatannya. Sedikitnya ada 16 item yang dicek dari siswa. Pemeriksaan akan mempertimbangkan usia siswa.

“Kalau memang memerlukan penanganan lebih lanjut, kami rujuk ke puskesmas atau faskes tingkat 1,” terang Fajri.

CKG anak sekolah di Kota Kediri yang dimulai kemarin akan menyasar seluruh siswa di sekolah. Pelaksanaannya dilakukan dengan petugas puskesmas yang mendatangi sekolah-sekolah.

“Nanti ada jadwal. Jadi tergantung sekolahnya masuk area mana, disesuaikan dengan lokasi puskesmasnya,” ucapnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, salah satu lembaga pendidikan yang sudah mengikuti CKG kemarin adalah MTsN 1 Kota Kediri.

Di sana, siswa bergantian mengikuti pemeriksaan yang berlangsung di ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Sekitar 1.085 siswa dari kelas 7 – 9 itu dibagi dengan masing-masing lima kelas per hari.

“Karena siswanya lebih dari seribu, nanti waktunya sampai tanggal 12 Agustus. Semua mulai kelas 7 sampai 9,” ujar Pembina UKS MTsN 1 Kota Kediri Kunti Titin Rosidah.

Secara umum, pemeriksaan kesehatan yang diterima siswa mencakup pemeriksaan dasar. Termasuk deteksi anemia atau kurang darah yang menyasar siswa perempuan.

“Karena biasanya yang sudah menstruasi sering pusing. Ini juga anak-anak perempuan tadi mendapat suplemen penambah darah,” ungkap guru IPA itu.

Sementara itu, pelaksanaan CKG yang menyasar seluruh siswa di Kota Kediri itu ditargetkan tuntas dalam 30 hari.

Setiap harinya, petugas puskesmas akan melakukan penjangkauan di sekolah-sekolah untuk melaksanakan salah satu program prioritas pemerintah itu.

Editor : Andhika Attar Anindita
#gangguan mental #cek kesehatan gratis #kota kediri