Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Disperdagin Kota Kediri Gencarkan Tera Ulang untuk Pastikan Akurasi Alat Ukur, Ini Sasarannya

Ayu Ismawati • Jumat, 1 Agustus 2025 | 06:25 WIB
AKURAT: Tim Disperdagin Kota Kediri melakukan tera ulang alat ukur timbang di Pasar Grosir Ngronggo. Tera ulang itu dilakukan dengan menyasar alat ukur timbang manual hingga digital.
AKURAT: Tim Disperdagin Kota Kediri melakukan tera ulang alat ukur timbang di Pasar Grosir Ngronggo. Tera ulang itu dilakukan dengan menyasar alat ukur timbang manual hingga digital.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Pemakaian alat ukur atau timbangan hampir setiap hari berpotensi menimbulkan ketidakakuratan.

Kemarin, tim terkait menggencarkan tera ulang alat ukur timbang di Pasar Grosir Ngronggo. Tera ulang itu dilakukan dengan menyasar alat ukur timbang manual hingga digital.

Tera ulang di Pasar Grosir itu berlangsung sejak 28 Juli lalu. Rencananya, hingga 4 September nanti. Pihaknya akan melaksanakan tera ulang dengan menyasar total 12 pasar tradisional.

“Tiap tahun kami turun ke pasar untuk jemput bola melayani masyarakat di pasar-pasar,” ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri Wahyu Kusuma Wardani melalui Kepala Bidang Kemetrologian M. Kharish Fauzi.

Adapun kemarin merupakan hari keempat tera ulang berlangsung di Pasar Grosir. Di pasar induk itu, rata-rata tiap harinya ada 30 sampai 40 alat ukur timbang yang diukur ulang keakuratannya.

“Rata-rata di Pasar Grosir kondisi timbangannya bagus. Mungkin ada beberapa kerusakan yang normal karena efek pemakaian,” ungkapnya.

Untuk alat ukur timbang yang selesai ditera ulang, petugas akan memberikan tanda dengan menempel stiker. Baik untuk alat ukur manual maupun alat ukur digital.

“Biasanya alat timbang yang tidak sesuai itu karena pengaruh pemakaian. Mungkin karena bebannya lebih atau umur timbangan, seperti itu,” ucap Kharish.

Beberapa alat timbang yang kurang akurat tersebut bisa langsung direparasi oleh pihak ketiga di lokasi.

Namun, tak sedikit pula pedagang yang membawa alat timbang yang sudah rusak. Beberapa alat timbang yang sudah rusak itupun harus dikembalikan lagi ke pedagang.

“Tapi rata-rata pedagang di sini timbangannya pasti lebih dari satu. Jadi misalnya hari ini ditera, masih ada timbangan lainnya yang bisa dipakai,” tandasnya.

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#tera ulang #kota kediri