Keberadaan kabel optik yang penataannya belum maksimal juga menjadi perhatian khusus Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati.
Karenanya, selain menata ulang penempatan kabel, Pemkot Kediri melalui dinas PUPR juga merintis kabel optik tanam di area Central Bussiness District (CBD).
Plt Kepala Dinas PUPR Kota Kediri Yono Heryadi mengatakan, penataan kabel optik dengan cara ditanam rencananya akan diberlakukan di Jl Stasiun.
Selebihnya, ke depan akan dilakukan secara bertahap di area CBD. Di antaranya Jl Dhoho, Jl Hayam Wuruk, dan Jl Brawijaya. “Bertahap karena anggarannya besar,” kata Yono.
Bagaimana dengan lainnya? Yono menyebut pihaknya sudah mengumpulkan seluruh provider di Kota Kediri.
Para pemasang kabel optik yang selama ini hanya memegang rekomendasi teknis (rekomtek) itu diminta untuk menjaga kerapian kabel optik mereka.
“Sudah kami tegaskan agar keberadaan kabel optik itu tidak mengakibatkan polusi pandangan. Harus ditata secara bertahap,” tegasnya.
Lebih jauh Yono menuturkan, selama ini pemasangan kabel optik itu memang tidak memberi kontribusi pendapatan asli daerah (PAD).
Karenanya, para pemasang harus bertanggungjawab terkait keindahan kota. “Kami batasi di tiap titik maksimal empat tiang. Berarti lainnya harus bergabung,” paparnya.
Baca Juga: Mewah dan Estetik! Jl Stasiun Kota Kediri Disulap Dinas PUPR Jadi Kawasan Bergaya Kolonial
Adapun untuk pemasangan kabel optik yang belum mengantongi rekomtek, otomatis akan dicabut oleh PUPR.
“Untuk pemasangan kabel yang di perempatan, rencananya juga kami rapikan menjadi maksimal hanya empat tiang. Tapi tiangnya diganti yang besar,” jelas Yono.
Dikatakan Yono, dengan keterbatasan personel dan anggaran, penataan sekitar 13 ribu kabel optik di Kota Kediri itu memang membutuhkan waktu. “Tapi tim kami terus bergerak. Tiap hari melakukan penertiban,” tegasnya.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira