KEDIRI, JP Radar Kediri- Bantuan pangan berupa berupa beras mulai disalurkan ke warga penerima manfaat. Tadi siang, bantuan tersebut disalurkan ke Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.
Informasi yang dihimpun wartawan Jawa Pos Radar Kediri, beras bantuan yang disalurkan untuk warga penerima manfaat itu kebanyakan hanya numpang lewat saja. Beras itu tidak untuk dikonsumsi sendiri. Tapi dijual agar bisa diuangkan.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri Harisun, merespons adanya tindakan tersebut. Dia pun langsung melakukan pemantauan ke lapangan. Dalam kesempatan itu, Harisun berpesan agar para penerima manfaat tidak menjual beras bantuannya.
"Pesan kami jangan dijual. Karena di luar sana ada yang dijual," pesan saat didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri drh Tutik Purwaningsih dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri dr Ahmad Khotib.
Dia menegaskan, jika ada penyimpangan terkait dengan beras bantuan itu maka pihaknya terbuka menerima laporan. Termasuk melaporkannya ke Pemkab Kediri. "Kami ingin penyaluran ini tepat sasaran," ujarnya.
Dia mengatakan, bahwa bapang beras ini merupakan bantuan khusus yang diberikan pada rakyat miskin yang sudah diverifikasi pemerintah pusat. Di Desa Bulupasar, Pagu ada 197 penerima bantuan pangan.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian