Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mas Dhito Genjot Reformasi Birokrasi, Kabupaten Kediri Sabet Penghargaan Nasional dari BKN

Sri Utami • Sabtu, 26 Juli 2025 | 04:43 WIB
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (kanan) menerima piagam penghargaan dari Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh dalam rakor evaluasi CASN dan manajemen talenta di Pendapa Agung Kabupaten Malang.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (kanan) menerima piagam penghargaan dari Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh dalam rakor evaluasi CASN dan manajemen talenta di Pendapa Agung Kabupaten Malang.

 

Di bawah kepemimpinan Bupati Hanindhito Himawan Pramana, Pemkab Kediri menelurkan sejumlah inovasi dan terobosan di bidang kepegawaian.

Dalam rakor evaluasi calon aparatur sipil negara (CASN) dan manajemen talenta di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Kamis (24/7) lalu, Kabupaten Kediri mendapat dua penghargaanbidang kepegawaian sekaligus.

Kabupaten Kediri meraih penghargaan terbaik keduainstansi di wilayah kerja Kantor Regional (Kanreg) II Badan Kepegawaian Negara (BKN). Yakni dengan realisasi surat keputusan kenaikan pangkat terbaikperiode Februari sampai Juni 2025.

Penghargaan tersebut diberikan BKN sebagai bentuk apresiasi atas proses mutasi dan kenaikanpangkat yang dijalankan. Pemkab Kediri dinilai sudah melakukan tahapan penilaian yang obyektif.

"Kabupaten Kediri saat ini berbenah dengan melakukan reformasi birokrasi. Sekarang indeksnya(reformasi birokrasi) di 80 sekian (87,09). Kami kejar sampai 90,” kata pemimpin muda yang akrabdisapa Mas Dhito itu.

Baca Juga: Mas Dhito Siap Kawal Pupuk untuk Petani Tebu, Demi Wujudkan Swasembada Gula di Kabupaten Kediri

Dengan indeks reformasi birokrasi di angka87,09, Kabupaten Kediri duduk di peringkat delapan terbaik dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Mas Dhito berharap capaian itu bisa berdampak signifikan bagi masyarakat. Terutama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warga Kabupaten Kediri.

Indeks reformasi birokrasi yang baik juga akanberdampak positif pada peningkatan efisie nsi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan publik.

Demikian juga tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Dalam jangka panjang, indeks reformasi birokrasi yang baik bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di Bumi Panjalu.

Untuk diketahui, Kabupaten Kediri menerapkan manajemen talenta. Yakni, sistem manajemen karir aparatur sipil negara (ASN) berdasar sistem merit. Dengan sistem tersebut, manajemen pegawai didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerjayang adil dan wajar. Tanpa diskriminasi.

Baca Juga: Momen Haru! Mas Dhito Antarkan Anak di Hari Pertama Masuk Sekolah

Tujuannya untuk memastikan pengangkatan, promosi, dan mutasi dilakukan secara obyektif, adil, dan transparan. Serta, untuk meningkatkanprofesionalisme ASN.

Penempatan ASN di posisi tertentu tidak hanya melihat kebutuhan organisasi saja. Melainkan juga mengidentifikasi bakat potensial pegawai.

“Di Kabupaten Kediri, manajemen talenta telah diatur dalam Perbup No. 77/2022,” lanjut Mas Dhito sembari menyebut Pemkab Kediri juga tengah melakukan identifikasi calon talenta dengan aplikasi Simetris. Yaitu, sistem asesmen dan pemetaan talenta berdasarkan kompetensi.

Dengan proses tersebut, jabatan yang kini masihkosong bisa diisi oleh orang-orang yang tepat.

Untuk mendukung percepatan visi misi pemerintah daerah"Tadi (24/7) disampaikan juga pos-pos yang (saat ini) kosong untuk segera diisi," tutur bapak dua anak itu.

Photo
Photo

 

Komitmen Terbaik Penuntasan Disparitas Data Pegawai

Selain menerima penghargaan dalam realisasi kenaikan pangkat, Pemkab Kediri juga dinobatkan sebagai instansi di wilayah kerja Kanreg II BKN dengan komitmen terbaik dalam penuntasan disparitas data semester I tahun 2025.

Penghargaan diberikan karena BKN menilai database kepegawaian Pemkab Kediri sudah ter-update dengan baik.

Tidak ditemukan kesalahan penulisan nama. Kemudian juga tidak ada ijazah yang tidak sesuaiatau datanya eror.

Kepala BKN Zudan Arif Fakrullohmenyebut dengan penerapan manajemen talenta,proses pergantian atau mutasi pejabat bisa dilakukandengan cepat dan efektif.

Untuk mewujudkan percepatan visi misi pemerintah daerah, diakuinya dibutuhkan ASN yang sesuai kompetensi. "Supaya manajemen talenta inilebih cepat, BKN membangun satu data ASN (ASN digital)," bebernya.

Baca Juga: Mas Dhito Salurkan Ribuan Benih untuk Petani Terdampak Banjir, Jaga Produksi Pangan Kediri

Melalui sistem ASN digital ini, nantinya ketikaakan ada mutasi atau pengisian pejabat, layanan di BKN dipastikan akan lebih cepat. Proses layananmaksimal lima hari sejak data masuk ke sistem ASN digital.

Untuk diketahui, sejak kepemimpinan Bupati Hanindhito Himawan Pramana, dia melakukan sejumlah terobosan di bidang kepegawaian.

Di antaranya dengan menelurkan Panjalu Jayati Corporate University (Panji CorpU) untuk meningkatkan kompetensi ASN.

Lewat Panji CorpU, ASN Pemkab Kediri rutin mengikuti berbagai jenis diklat dan pelatihan. Mereka juga rutin mengikuti diskusi untukmeningkatkan kompetensi dengan pendampinganberjenjang. (pkp/ut)

 

 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#pemkab kediri