JP Radar Kediri – Penampilan Ghea Indrawari alias Ghea idol di puncak gala dinner Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) IV ke-13 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2025 tadi malam (16/7) mencuri perhatian. Meskipun awalnya merasa berdebar ketika tampil di depan para wali kota.
“Sebenarnya tadi agak deg-degan ya karena tampilnya di depan bapak ibu kepala daerah. Tapi karena tadi ada teman-teman ramai dan nyanyi bareng jadinya lebih enjoy,” terangnya, usai turun panggung dalam acara yang berlangsung di halaman Balai Kota Kediri itu.
Tingginya antusiasme penonton membuat Ghea merasa sangat senang. Ada energi positif yang bisa diserap dari pengunjung, terutama dari para penggemarnya. Baik dari kalangan muda-mudi maupun dewasa.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, Ghea selama perform sangat komunikatif dengan penonton. Dibuktikan dengan sikapnya yang mau mendekat ke masyarakat.
Jebolan acara pencarian bakat Indonesia Idol itu sempat memberikan satu tangkai bunga. Sontak, tindakannya itu disambut para penggemarnya dengan teriakan ‘Kak Ghea’ ‘Kak Ghea’ ‘Kak Ghea’.
Untuk diketahui, dalam kesempatan ini Ghea berupaya untuk memberikan penampilan terbaiknya melalui lagu-lagu yang sedang hitz. Baik lagunya sendiri maupun lagu musisi lain yang sedang populer.
Di antaranya, Jiwa Yang Bersedih, Masa Mudaku Habis, Manusia Paling Bahagia, Rasa Cinta Ini, Setengah Mati, Rungkad, hingga Pergi Pagi Pulang Pagi.
“Sama-sama excited ya. Akunya excited tampil di sini (Apeksi 2025, Red). Penontonnya juga excited dengan lagu-laguku terutama yang galau,” ungkapnya.
Melihat antusiasme para penggemar atau fansnya, Ghea mengaku ingin mengadakan konser tunggal di Kediri. Tentunya dengan menampilkan lagu-lagu yang relate dengan apa yang dirasakan oleh banyak orang.
Salah satunya lagu Terima Kasih Sudah Bertahan. Yang merupakan bentuk ungkapan rasa syukur dan penghargaan kepada diri sendiri.
Itu atas keteguhan hati dan keberhasilannya menghadapi berbagai tantangan. Juga kemampuannya melewati berbagai cobaan hidup.
Melalui lagu ini Ghea mengajak pendengar untuk merangkul dan menerima segala kegagalan, ketidakpastian, serta rasa lelah yang pernah dialami. Sekaligus menyadarkan bahwa di balik semua itu, ternyata kita lebih kuat dari apa yang kita kira.
“Wah pasti ingin mengadakan konser tunggal. Barangkali ada brand atau sultan-sultan yang ada acara boleh banget mengundang saya,” ujarnya dengan penuh tawa.
Ghea percaya kedatangannya ke Kediri kali ini bukan yang terakhir. Dia yakin nanti akan ada momentum dia bisa berkunjung lagi. Baik untuk konser maupun sekadar travelling dan kulineran. (*)
Editor : Mahfud