Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Masyarakat Serbu Stan UMKM di Kediri City Expo, Makanan Tradisional Langka Jadi Perhatian

Ayu Ismawati • Rabu, 16 Juli 2025 | 18:34 WIB

 

Pengunjung memadati salah satu stan di Kediri City Expo yang menyediakan makanan tradisional.
Pengunjung memadati salah satu stan di Kediri City Expo yang menyediakan makanan tradisional.

JP Radar Kediri- Puluhan stan UMKM mulai dibuka di Kediri City Expo pagi ini. Pameran produk unggulan daerah itu merupakan rangkaian dari Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) IV Ke-13 Apeksi tahun 2025 yang digelar di Kota Kediri. 

Ribuan masyarakat pun mulai memadati lokasi Kediri City Expo. Yaitu di halaman Balai Kota Kediri dan sepanjang Jl Basuki Rahmat mulai pukul 10.00 WIB. 

Berbagai produk unggulan UMKM lokal dan belasan kota delegasi berhasil menarik perhatian pengunjung. Termasuk produk makanan tradisional yang juga dijajakan.

Salah satunya di stan Lembu Suro yang menawarkan berbagai produk UMKM Kota Kediri. Mulai dari makanan kemasan hingga makanan tradisional yang sudah hampir jarang ditemui.

“Ada aneka makanan jadul. Ada polo pendem juga. Termasuk ini gembili (sejenis tanaman umbi-umbian, Red) sudah langka,” ujar Suryanti, salah satu penjaja makanan tradisional di Kediri City Expo.

Selain itu, berbagai makanan tradisional seperti bote, talas, sawut, hingga peyek juga dihadirkan di stannya. Semua produknya itu disiapkan fresh sejak dini hari ini. 

“Persiapan sejak dari jam 3 pagi. Semua dibikin fresh,” ungkapnya. 

Hal serupa disampaikan Novi, mitra UMKM yang ikut meramaikan Kediri City Expo. Penanggung jawab salah satu stan itu mengatakan, ada belasan pelaku UMKM yang dilibatkan dalam stannya.

Mereka menjajakan puluhan produk makanan. Baik yang berjenis basah dan kering.

“Kami ini gabungan UMKM. Ada 13 orang yang ikut, dan satu orang bisa membawa lebih dari dua produk. Jadi kurang lebih ada 20-an jenis produk makanan yang kami bawa hari ini,” ujarnya. 

Beberapa produk UMKM menurutnya juga sudah masuk pasar modern. Seperti makanan basah mulai dari nasi bakar, sambal siap santap, dan lainnya. 

Dia menilai acara ini banyak manfaat. Selain menjadi momentum berkumpulnya banyak pelaku UMKM, juga membantu memperluas pasar UMKM. 

“Sejauh ini yang paling banyak dibeli yang makanan basah yang siap santap,” tandasnya. 

Untuk diketahui, Kediri City Expo merupakan rangkaian dari Muskomwil IV Ke-13 Apeksi tahun 2025. Kota Kediri ditunjuk sebagai tuan rumah dan akan menggelar rangkaian kegiatan selama tiga hari ke depan. 

Termasuk agenda utama muskomwil yang akan digelar Kamis (17/7) besok di Grand Surya. (*)

Editor : Mahfud
#makanan tradisional #umkm