JP Radar Kediri-Kampung Tenun Ikat di Kelurahan Bandarkidul, Mojoroto, juga ikut bersiap jelang Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) IV ke-13 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). Kekayaan wastra khas Kediri itu akan dipamerkan dalam rangkaian muskomwil di Kota Kediri.
Para delegasi akan diajak mengunjungi Kampung Tenun Ikat Bandar. Dikemas dalam kegiatan city tour dan ladies program, Kamis (17/7) nanti.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri M. Ridwan mengatakan, Pemerintah Kota Kediri berupaya menonjolkan keunggulan kain tenun ikat bandar. Produk unggulan itu tidak kalah dengan produk wastra dari daerah lain.
“Tenun ikat Bandar ini produknya berkualitas. Tidak kalah dengan produk dari daerah lain. Dan harganya terjangkau, tapi motifnya sangat-sangat beragam,” ujarnya.
Pihaknya ingin menunjukkan keunikan dari proses pembuatan kain tenun. Dengan demikian, para tamu di muskomwil dapat mengetahui proses panjang di balik selembar kain tenun bandar.
Termasuk kerumitan dari setiap detail pola wastra khas Kota Kediri itu.
“Nanti akan kami suguhkan mulai awal pembuatan sampai bisa menjadi pakaian yang layak dipakai, bahkan dalam kegiatan resmi atau acara penting sekalipun,” beber Ridwan.
Dalam persiapan menyambut para tamu, puluhan perajin tenun dilibatkan. Mereka adalah masyarakat Kampung Tenun Ikat Bandar yang membentuk komunitas.
Produk dari setiap pengrajin pun beragam. Mulai dari pakaian, alas kaki, dan lain sebagainya.
“Jadi dari pembuatan tenun mulai dari nol hingga peragaan busana. Nanti peragaannya di Bandara Dhoho,” terangnya.
Seperti diberitakan, Kota Kediri ditunjuk sebagai tuan rumah Muskomwil IV Ke-13 Apeksi tahun 2025. Selama tiga hari pada 16-18 Juli nanti, 13 kepala daerah anggota Komwil IV akan mengikuti serangkaian kegiatan di Kediri.
Termasuk musyawarah untuk menentukan ketua Komisariat Wilayah IV Apeksi. Acara ini merupakan agenda utama muskomwil.
Kota delegasi yang tergabung dalam Komwil IV Apeksi itu terdiri dari Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Blitar, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Probolinggo, Kota Malang, Kota Batu. Ada pula Kota Pasuruan, Kota Denpasar, Kota Mataram, Kota Bima, dan Kota Kupang.
Masyarakat bisa ikut meramaikan event tahunan itu. Di antaranya melalui rangkaian acara seperti Kediri City Expo yang akan digelar di halaman Balai Kota Kediri dan Jl Basuki Rahmat mulai 16 – 18 Juli.
Atau, seremoni penyambutan dalam gala dinner yang akan dimeriahkan musisi Ghea Indrawari. Ada pula Apeksi Nite Carnival yang juga akan diikuti 13 kota delegasi serta puluhan partisipan pada 17 Juli malam mendatang. (*)
Editor : Mahfud