KEDIRI, JP Radar Kediri- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi mengunjungi Pondok Pesantren Lirboyo pagi ini (13/7).
Didampingi sejumlah pejabat, mereka meninjau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) di pondok tersebut.
Saat meninjau PKG terhadap ratusan santri putri, Pratikno juga nampak mencoba beberapa layanan pemeriksaan kesehatan dasar. Di antaranya pengukuran berat badan dan tekanan darah.
Pratikno mengatakan, salah satu program Presiden Prabowo Subianto itu diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas kesehatan.
Bukan semata-mata untuk mengetahui penyakit apa yang diderita. Melainkan yang paling utama sebagai langkah pencegahan. Termasuk salah satunya di lingkungan pondok pesantren.
“Jadi (para santri, Red) tidak hanya harus akhlakul karimah dan cerdas. Tetapi juga harus sehat,” ujar Pratikno.
Dengan demikian, mantan menteri sekretaris negara 2014 – 2024 itu juga berpesan agar para santri bisa menjaga kesehatan fisik.
Dengan kesehatan fisik yang terjaga juga menjadi bekal sebagai generasi penerus Indonesia yang berkualitas.
“Agar kita bisa membantu kemajuan Indonesia dan juga bisa berkontribusi untuk kemanusiaan,” tandasnya.
Uniknya, tanpa diduga Pratikno juga turut melakukan pemeriksaan kesehatan di sana. Nampak dia mengecek tekanan darahnya.
Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Indonesia Arifah Choiri Fauzi menambahkan, Pondok Pesantren Lirboyo termasuk pesantren dengan santri yang sudah banyak tersebar di seluruh Indonesia.
Dia pun meyakini, para santri Ponpes Lirboyo akan menjadi salah satu generasi penerus yang menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Kami sedang mempersiapkan generasi-generasi penerus dan pesantren punya potensi yang luar biasa untuk nanti ke depannya,” tandasnya.
Adapun kunjungan itu disambut langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo KH M. Anwar Manshur, serta didampingi An’im Falachudin Mahrus.
Kunjungan menteri itu juga dihadiri sejumlah pejabat pemerintah daerah. Di antaranya Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak serta Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati. (ais/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita