Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mas Dhito Salurkan Ribuan Benih untuk Petani Terdampak Banjir, Jaga Produksi Pangan Kediri

Sri Utami • Rabu, 9 Juli 2025 | 05:48 WIB
Petani bersiap mendistribusikan bantuan benih yang didapat dari Dispertabun Kabupaten Kediri.
Petani bersiap mendistribusikan bantuan benih yang didapat dari Dispertabun Kabupaten Kediri.

KABUPATEN, JP Radar Kediri-Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono menunjukkan respons cepat meringankan beban petani di Bumi Panjalu.

Orang nomor satu di Pemkab Kediri inimenyalurkan ribuan benih jagung dan padi untukpara petani yang sawahnya terendam banjir.

Begitu menerima laporan dari warga, Mas Dhito segera menginstruksikan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri untuk menindaklanjuti.

Plt Kepala Dispertabun KabupatenKediri Sukadi mengalokasikan benih sesuai kebutuhan petani. Baik untuk masa tanam padi ataujagung.

Bantuan benih didistribusikan ke empat desa. Yaitu, Desa Cerme, Grogol mendapat bantuan benihjagung sebanyak 350 kilogram (kg) untuk lahanseluas 10 hektare.

Baca Juga: Peternakan Susu Skala Besar Hadir di Kediri, Mas Dhito Dukung Penuh Investor Lokal

Kemudian, 350 kg diberikankepada petani di Desa Datengan, Grogol untuk lahanseluas 10 hektare.

Selanjutnya, bantuan benih 1.000 kg untuk 30 hektare lahan di Desa Merjoyo, Kecamatan Purwoasri.

Kemudian, 200 kg benih jagung untuk 10 hektare lahan di Desa Purwotengah, Papar yang mengalami gagal panen.

“Arahan dari Mas Dhito dalam penyaluran ini untuk tidak mengubah pola dan varietas yang sudah terbiasa ditanam oleh petani,” ungkap Sukadi ditemuisaat menyalurkan bantuan benih jagung di Desa Purwotengah, Papar, Senin (7/7) lalu.

Sukadi menyebut, bantuan ini merupakan dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. 

Sekaligus upaya meringankan beban petani pascabanjir.

Apalagi, menurutnya, tahun 2025 inidiprediksi terjadi musim basah hingga hujan tidakbisa diperkirakan.

Baca Juga: Tiga Kades Jadi Tersangka Kasus Pengisian Perangkat Desa, Bagaimana Sikap Bupati Kediri Dhito Pramana?

Kondisi tersebut menurut Sukadi berdampaksignifikan bagi petani. Terutama yang berada di dataran rendah.

Banyak lahan pertanian, termasuk yang ditanami padi dan jagung terendam, bahkan mengalami gagal panen.

Seperti diakui Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Papar Ari Setiawan. Menurutnya, lahan pertanian di Desa Purwotengah, Papar sempat terendam air selama beberapa hari.

Akibatnya, tanaman milik petani mengalami gagal panen.

“Selain faktor hujan, saluran pembuangannya juga kurang memadai sehingga tidak bisa langsung menampung air hujan,” sambung Ari.

Penyaluran benih yang disesuaikan dengan kebutuhan petani, sebagaimana harapan Mas Dhito, diharapkan mampu menjaga produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Kediri.

Mengingat kabupaten dengan 344 desa ini menjadi salah satu lumbung pangan di Jawa Timur.

Selain bantuan berupa benih, Pemerintah Kabupaten Kediri juga memberikan bantuan penyemprotan pupuk mikro menggunakan drone di Desa Merjoyo, Purwoasri.

Bantuan ini diberikan untuk memulihkan tanaman yang terendam banjir pada akhir Mei 2025 lalu.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#pemkab kediri #Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana