Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Perluas Sasaran Penerima Manfaat, Ratusan Kelompok Rentan di Kota Kediri Ini Dapat Makan Bergizi Gratis

Ayu Ismawati • Kamis, 3 Juli 2025 | 09:30 WIB

 

DP3AP2KB Kota Kediri meninjau lokasi dapur SPPG yang berada di Kelurahan Ngadirejo (16/6).
DP3AP2KB Kota Kediri meninjau lokasi dapur SPPG yang berada di Kelurahan Ngadirejo (16/6).

KEDIRI, JP Radar Kediri- Sasaran penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Kediri akan diperluas.

Rencananya pertengahan Juli ini, sekitar 900 orang akan mendapat alokasi MBG. Mereka terdiri dari kelompok rentan ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui) dan balita non-PAUD.

Pemerintah Kota Kediri pun terus mematangkan persiapan. Salah satunya dengan verifikasi data calon sasaran.

“Pada prinsipnya semua yang masuk kategori itu menjadi sasaran. Cuma ada persyaratan dari pendistribusiannya,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Kediri Arief Cholisudin.

Dia mengatakan, sejauh ini sudah ada tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang siap melaksanakan.

Salah satu di antaranya sudah beroperasi. Sayangnya, belum semua sasaran dapat dijangkau.

Di pelaksanaan pertama nanti, sasaran akan diprioritaskan yang berada dalam radius distribusi dari tiga dapur SPPG tersebut. Tiga dapur itu berada di Kelurahan Ngadirejo, Tosaren, dan Mrican.

“Misalnya (dapur) yang di Ngadirejo itu kan kelurahan yang paling dekat situ kan ada Kelurahan Ngadirejo dan Banjaran. Di situ penerimanya berapa, maka itu yang kami dahulukan,” terang pria yang akrab disapa Cholis itu.

Hingga kemarin, pihaknya sudah mendata potensi calon penerima manfaat. Sejauh ini, di masing-masing dapur sudah ada sekitar 300 orang yang terdata.

Sehingga total sekitar 900-an masyarakat akan menjadi sasaran dari tiga SPPG tersebut. “Sudah mulai diverifikasi juga,” tandasnya.

Menurutnya, hal ini juga menjadi salah satu upaya menekan stunting. Sebab mereka termasuk kelompok masyarakat yang sangat membutuhkan pemenuhan gizi setiap harinya. “Ini juga untuk mengurangi kemungkinan terjadinya stunting,” lanjut Cholis.

Saat ini, proses persiapan itu tengah memasuki tahapan verifikasi dengan melibatkan tim pendamping keluarga (TPK).

Dengan demikian, menurutnya angka sasaran saat ini masih kemungkinan mengalami perubahan.

“Sekitar 300 di setiap dapur itu nanti masih bisa berkembang, masih bisa bertambah. Karena nanti tim verifikasi akan turun,” tandasnya.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kelompok rentan #penerima manfaat #Makan Bergizi Gratis #kota kediri