Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemkot Kediri Anggarkan Rp 3 Miliar untuk Bangun Akses IPLT, Begini Perkembangannya

Ayu Ismawati • Kamis, 3 Juli 2025 | 03:21 WIB

 

TENDER RAMPUNG: Operasional Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) masih menunggu pembangunan akses atau jalan.
TENDER RAMPUNG: Operasional Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) masih menunggu pembangunan akses atau jalan.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Operasional Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) masih menunggu pembangunan akses atau jalan.

Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri telah menyelesaikan proses lelang. Selanjutnya, proyek yang dianggarkan Rp 3 miliar itu bisa segera dimulai.

“Sudah bisa dimulai. Ini tendernya sudah selesai,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri Yono Heryadi.

Dia mengatakan, operasional IPLT tinggal menunggu pembangunan akses jalan selesai dilakukan. Pembangunan itu juga bertujuan mendukung sarana dan prasarana di sana.

Nantinya, operasional IPLT itu berada di bawah pengawasan Dinas PUPR Kota Kediri. Dalam hal ini terkait fungsi penyediaan dan pengelolaan sarana sanitasi yang layak.

“Jadi harapannya dengan operasional IPLT ini masyarakat juga bisa rutin menguras septic tank-nya. Nggak sampai merusak sumber air di lingkungannya,” tandas Yono.

Untuk diketahui, IPLT yang berlokasi di Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto itu sudah selesai dibangun akhir 2024 lalu.

Namun, operasional IPLT masih menunggu pembangunan akses dan lanskap sekitar fasilitas tersebut.

Kebutuhan akses itu mencakup jalan sepanjang 250 meter dari IPLT. Sedangkan lebarnya sekitar 12 meter. Selain jalan, juga akan dibangun lanskap di sekitar IPLT berupa taman.

Pembangunan lanskap di area lahan eks tanah kas desa itu salah satunya juga untuk memperindah kawasan IPLT. Sebab tidak sedikit masyarakat yang terpengaruh stigma terkait fasilitas tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Pemkot Kediri telah membangun instalasi pengolahan lumpur tinja yang bisa menampung hingga 15 meter kubik per harinya.

Fasilitas itu dibangun untuk menciptakan sanitasi aman. Yakni terolahnya lumpur tinja demi memenuhi baku mutu air limbah domestik.

IPLT itu diproyeksikan bisa melayani 50 ribu rumah tangga. Atau, setara kurang lebih 150 ribu jiwa.

         

Editor : Andhika Attar Anindita
#pemkot kediri #akses #iplt