Dua pemimpin Kota Kediri itu bersilaturahmi sekaligus mengundanguntuk hadir pada peringatan 1 Muharram 1447 Hijriah nanti.
"Saya dan Gus Qowim sowan ke para kiai untukbersilaturahmi. Sebagai bentuk penghormatan dan upaya menjaga hubungan yang erat antarapemerintah dan para tokoh agama,” kata pemimpinmuda yang akrab disapa Mbak Wali itu.
Dalam kesempatan kemarin, menurut Mbak Walidia bersama Gus Qowim juga mengundang para kiaiuntuk hadir dalam peringatan 1 Muharram.
Baca Juga: Lepas Ratusan Atlet, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati Targetkan Masuk Tiga Besar Porprov Jatim
Acara akan diisi dengan doa bersama akhir tahun dan awaltahun Hijriah.
“Semoga kegiatan ini menjadimomentum bersama untuk bermuhasabah, mempererat ukhuwah, serta memohon keberkahan di tahun yang baru," lanjut perempuan yang Juni inigenap berusia 27 tahun itu.
Lebih lanjut, Mbak Wali menyebut doa bersamaakhir tahun dan awal tahun akan digelar di Balai Kota Kediri pada Kamis (26/6) nanti.
Acara akandihadiri ribuan jemaah dari berbagai elemenmasyarakat.
Acara tersebut menurut alumnus Magister Kenotariatan Universitas Airlangga Surabaya itu juga sebagai bentuk ikhtiar spiritual bersama.
Terutama dalam menyambut tahun baru Hijriah.
Tak hanya mengundang agar para kiai hadir di acara doa bersama, Mbak Wali dan Gus Qowim juga memohon doa restu dari para kiai dan tokoh agama.
Terutama agar Kota Kediri senantiasa diberikeberkahan, keselamatan, dan mampu menjadikanKota Kediri sebagai kota yang lebih baik dan Mapan.
Untuk diketahui, sedikitnya ada empat kiai yang dikunjungi oleh Mbak Wali dan Qus Qowimkemarin.
Mulai Kiai Anwar Manshur dan Kiai Kafabihi Mahrus, pengasuh Ponpes Lirboyo.
Kemudian, Kiai Ahmad Sholeh Abdul Jalil,pengasuh Ponpes Salafiyyah Bandarkidul, serta Kiai Abu Bakar Abdul Jalil, ketua PCNU Kota Kediri.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira