Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemkab Kediri Gelontor Ratusan Juta Rupiah untuk Dua Jalan Rusak di Kawasan Wisata Gunung Kelud 

Hilda Nurmala Risani • Senin, 9 Juni 2025 | 20:10 WIB

 

AWAS: Pengendara menghindari jalan rusak di Kecamatan Wates.
AWAS: Pengendara menghindari jalan rusak di Kecamatan Wates.
KEDIRI, JP Radar Kediri– Pemkab Kediri menggelontorkan uang ratusan juta rupiah untuk memperbaiki jalan rusak di Kecamatan Wates. Lokasi perbaikan tersebut berada di Jalan Kelud dan Jalan Rajawali.   

Jika tidak ada perubahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri akan melakukan perubahan pada pertengahan Juni ini.

“Rencananya akan dilakukan pengecoran beton,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Candra Wahyu Purnama menyebutkan anggarannya yang disiapkan sebesar Rp 600 juta.  

Baca Juga: Pemkab Segera Revitalisasi Masjid An-Nur Pare Kediri Tahap II, Siapkan Dana Sebesar Rp 2,5 Miliar

Jika dimulai pertengahan Juni ini maka perbaikannya paling cepat pada Juli mendatang. Paling lama tuntas Agustus. “Ini masih proses pengadaan. Kami usahakan di minggu kedua atau ketiga Juni ini sudah dimulai. Sudah kontrak dan mulai pengerjaan,” jelas Irwan.

Jalan rusak di dekat Polsek Wates kondisinya rusak parah. Sehingga diusahakan secepatnya bisa terlaksana. Karena itu, perlu dilakukan penutupan jalan.

“Penutupan jalan kami lakukan karena konstruksi yang digunakan adalah beton. Dan membutuhkan waktu lama untuk bisa dilalui. Sehingga perlu pengalihan arus lalu lintas,” imbuhnya.

Baca Juga: Dinsos Kabupaten Kediri Kembali Kunjungi Rumah Calon Siswa Sekolah Rakyat, Apa Lagi yang Disurvei?

Selain jalan rusak di dekat Polsek Wates, perbaikan jalan juga dilakukan di Jalan Rajawali. Tepatnya dekat jembatan dengan kondisi jalan aspal mengelupas dan lubangnya cukup besar. 

“Sebenarnya Jalan Rajawali ini akan dilakukan perbaikan dulu dengan pemeliharaan rutin. Cuma karena perlu dilakukan penutupan jalan juga maka kami berpikir untuk dilakukan dalam waktu bersamaan saja. Sehingga nanti penutupannya mulai dari Polsek Wates hingga Jalan Rajawali,” ungkapnya kepada wartawan Jawa Pos Radar Kediri.

Baca Juga: Cegah Pencemaran Lingkungan, Mbak Wali Ajak Masyarakat Wujudkan Zero Waste

Lebih lanjut, dia menjelaskan, kerusakan itu terjadi pada aspalnya. Sedangkan kanan dan kirinya adalah beton. Sehingga ketika ada peralihan beton ke aspal maka ada hentakan yang mengakibatkan aspal menjadi rusak. “Kalau ada muatan berat pasti yang rusak adalah aspalnya,” ucapnya. 

Untuk diketahui, perbaikan jalan dengan beton ini atas beberapa pertimbangan. Yaitu lebih tahan pada beban berat serta kondisi genangan air dan curah hujan tinggi. “Tentunya juga lebih mahal dan membutuhkan waktu yang lama,” paparnya sembari menjelaskan jika konstruksi beton ini memerlukan waktu hampir dua bulan.

Baca Juga: Ratusan Hektare Sawah di Kediri Terendam Air Akibat Cuaca Ekstrem, Ini Langkah Pemkab

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kerusakan jalan itu diduga karena kendaraan berat. Jalan yang baru diperbaiki menggunakan semen pada Maret lalu itu tidak mampu menahan beban sehingga tambalan semen langsung protol lagi. Dan yang sulit dikendalikan adalah karena struktur tanahnya bergerak.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#pemkab kediri #gunung kelud #jalan rusak #kecamatan wates #kawasan wisata