Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Koordinat Rumah Keliru, Verifikasi PIN SPMB Siswa Harus Ulang! Ini Pesan Cabdisdik Kediri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Rabu, 4 Juni 2025 | 10:55 WIB
Puluhan siswa menunggu giliran untuk bisa memverifikasi berkas dalam pengambilan PIN di SMAN 1 Mojo kemarin pagi. Antrean yang sama juga terjadi di sejumlah sekolah Kota Kediri.
Puluhan siswa menunggu giliran untuk bisa memverifikasi berkas dalam pengambilan PIN di SMAN 1 Mojo kemarin pagi. Antrean yang sama juga terjadi di sejumlah sekolah Kota Kediri.

KOTA, JP Radar Kediri-Ratusan siswa ramai-ramai mengambil personal identification number (PIN) di SMA/SMK kemarin.

Jika di hari pertama Senin (2/6) lalu sempat terkendala surat keterangan lulus (SKL) yang belum keluar, kemarin mayoritas sekolah sudah membagikan surat yang jadi salah satu syarat tersebut.

Untuk memastikan data valid, Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Provinsi Jatim Wilayah Kediri meminta agar siswa cermat saat menentukan koordinat rumah.  

 Pantauan koran ini, antrean pengambilan PIN terlihat di SMAN 1 Mojo dan SMKN 1 Kota Kediri.

Di sana, puluhan siswa antre menyerahkan berkas untuk diverifikasi dan di-entry ke dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB).

 Waka Kesiswaan SMKN 1 Kota Kediri M. Ali Masrori mengatakan, hingga kemarin belum ada temuan fatal dalam verifikasi berkas siswa yang mengambil PIN.

Hanya saja, tim mendapati banyak penentuan titik koordinat rumah yang tidak akurat.

Hal tersebut terjadi karena siswa menentukan titik lokasi rumah dengan ponsel.

“Terkadang ada perbedaan sedikit. Ada yang selisih beberapa rumah atau keliru di RT sebelah,” ungkap Ali.

Operator menurut Ali mengetahui kekeliruan itu setelah dicocokkan dengan program yang dimiliki sekolah.

Jika sudah demikian, operator akan membantu mengoreksi dengan menunjukkan kepada calon siswa.

Di depan monitor komputer, operator akan memastikan kembali akurasi titik rumah calon pendaftar.

“Setelah ada kesepakatan, baru di-submit. Kalau sampai titik akhir belum ada kesepakatan, nanti kami kembalikan ke pihak cabdin. Kami biasanya konsultasi ke sana,” jelasnya tentang prosedur dalam verifikasi berkas dalam pengambilan PIN siswa.

Untuk diketahui, mayoritas sekolah memang baru membagikan SKL bertepatan dengan pelepasan siswa kemarin (3/6).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri M. Anang Kurniawan melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Achmad Wartjiantono mengatakan, berdasarkan koordinasi dengan sekolah, disepakati SKL harus sudah dibagikan paling lambat Selasa (3/6) kemarin. Khususnya SMP negeri.

Dengan demikian, siswa tidak harus menunda waktu untuk mengambil PIN ke SMA/SMK.

Meski, jadwal pengambilan bisa dilakukan hingga 13 Juni mendatang. “Hari ini (3/6) tadi ada empat SMP negeri (yang sudah membagikan SKL, Red). Yang lainnya sudah kemarin (2/6),” ungkap Anton.

Pengamatan koran ini, hingga pukul 14.00 kemarin, jumlah PIN terverifikasi di tujuh SMA negeri dan tiga SMK negeri di Kota Kediri mencapai 617 PIN. Peningkatan itu cukup signifikan dibanding hari pertama yang baru mencapai belasan.

Sementara itu, di Kabupaten Kediri sejumlah sekolah juga mengantre untuk mengambil PIN. Seperti di SMAN 1 Mojo.

Di sana ada puluhan siswa yang menunggu giliran menyerahkan berkas administrasi agar bisa mengambil PIN.

“Di hari pertama (2/6) hanya ada empat, untuk hari kedua (3/6) mencapai 67 siswa yang lakukan verifikasi,” kata Kepala SMAN 1 Mojo Arief Syah Putra terkait jumlah siswa yang mengambil PIN hingga pukul 15.00 kemarin.

Meski ada puluhan siswa yang kemarin datang ke sekolah, menurut Arief relatif tidak ada kendala dalam prosesnya. Setelah memverifikasi berkas kemarin, PIN siswa akan jadi pada hari ini (4/6).

Pria yang juga merangkap sebagai plt kepala SMAN 1 Kota Kediri (Smast) itu menyebut, di hari kedua kemarin total ada 107 siswa yang mengambil PIN di sana.

Padahal, di hari pertama (2/6) baru ada dua siswa. “Di (Smast, Red) kota jumlahnya juga luar biasa (banyak, Red),” lanjut Arief.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#SPMB 2025 #berita kediri hari ini