Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jelang Idul Adha, Mas Dhito Terjunkan Tim DKPP Cek Kesehatan Hewan Kurban hingga ke Kandang

Sri Utami • Rabu, 28 Mei 2025 | 05:00 WIB
Plt Kepala DKPP Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengecek kondisi sapi kurban yang siap dijual untuk memastikan kelayakan dan kesehatannya (22/5).
Plt Kepala DKPP Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengecek kondisi sapi kurban yang siap dijual untuk memastikan kelayakan dan kesehatannya (22/5).

KABUPATEN, JP Radar Kediri-Untuk memastikan kelayakan hewan kurban dalam perayaan Idul Adha Juni nanti, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melakukan antisipasi dini.

Orang nomor satu di Pemkab Kediri ini menerjunkan petugas kesehatan hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP). Mereka melakukan monitoring hewan kurban di kandang-kandang peternak.

Dalam monitoring, petugas mendatangi kandang milik peternak yang disiapkan untuk hewan kurban. Di sana, setiap hewan diperiksa kesehatannya serta kecukupan umurnya.

"Lewat monitoring ini, kami dari DKPP memastikan keterkaitan kesehatan dan kondisi hewan yang akan dijadikan kurban," kata Plt Kepala DKPP Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih, Kamis (22/5) lalu.

 Meski beberapa bulan terakhir tidak ditemukan Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak, menurut Tutik penyakit itu tetap jadi ancaman yang harus diwaspadai.

Selain kegiatan vaksinasi yang masih berjalan, lewat kegiatan monitoring itu petugas sekaligus mengedukasi peternak agar menjaga kesehatan hewan ternak dan kebersihan kandang.

Di sisi lain, dalam monitoring petugas juga mendata populasi hewan ternak yang siap kurban. Di Kabupaten Kediri total ada sekitar 12 ribu ekor sapi, 46 ribu ekor kambing, dan 6.600 ekor domba yang siap untuk kurban.

"Hasil monitoring selama 10 hari ini, permintaan (hewan kurban) baik dari masyarakat Kabupaten Kediri maupun luar kabupaten betul-betul luar biasa," terang Tutik.

Tingginya permintaan hewan kurban dari luar daerah itu menurut Tutik harus jadi perhatian pelaku usaha ternak agar mengetahui harapan konsumen. Sebab, pembeli sangat selektif memilih hewan yang akan dijadikan kurban.

Untuk memastikan hewan ternak yang keluar kandang dalam kondisi sehat, menjelang Idul Adha Tutik juga akan memerintahkan dokter hewan untuk terjun ke lapangan.

Kemudian, membuatkan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) untuk ternak yang sehat.

"Jadi nanti yang menerima sudah tahu ada SKKH. Minimal sudah dicek dokter hewan dan tidak ada indikasi penyakit hewan menular," jelasnya.

Sementara itu, monitoring hewan kurban DKPP mendapatkan sambutan positif dari peternak. Wahyu Widianto, peternak asal Desa Mangunrejo, Ngadiluwih menyebut SKKH sangat dibutuhkan para peternak.

"Seperti tempat kami ini, pembeli kebetulan juga minta SKKH. Alhamdulilah adanya kegiatan monitoring yang dilakukan oleh pemerintah ini sangat membantu kami para peternak," aku pria yang memiliki stok 20 ekor sapi dan 200 ekor domba itu.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#pemkab kediri #hari raya kurban #Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana