KOTA, JP Radar Kediri-Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri workshop Pola Asuh Anak di Era Digital yang digelar oleh TP PKK Kota Kediri.
Dalam workshop bertema “Aman dan Selamatkan Generasi Emas Indonesia Melalui Gerakan Penguatan Kesejahteraan Keluarga” itu, perempuan yang akrab disapa Mbak Wali tersebut menegaskan pentingnya mengawasi aktivitas anak dalam penggunaan internet. Termasuk di media sosial (medsos) mereka.
"Dalam 20 tahun ke depan kita memiliki visi besar bersama untuk mempersiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. Visi yang besar ini tentu juga membawa seribu tantangan bagi kita," ungkap Mbak Wali sembari menyebut teknologi tidak hanya membantu mempermudah pekerjaan dan interaksi, tetapi juga membawa risiko dan konsekuensi.
Apabila anak-anak menjadi pengguna digital sejak kecil tanpa bekal yang cukup, menurut wali kota termuda di Indonesia itu, hal tersebut akan berdampak buruk pada banyak hal. Baik interaksi sosial, karakter, perkembangan kognitif, dan masih banyak lagi.
Dia menegaskan sudah banyak contoh efek buruk dari jelajah digital tanpa bekal cukup.
Yakni, banyak anak yang tergantung dengan gadget, rentan digiring informasi palsu, kurang keterampilan sosial, rentan cyber bullying, dan kurangnya pemahaman etika digital.
"Beberapa dampak buruk ini tentu sangat berpengaruh pada jalan kita menuju Indonesia Emas. Bahkan sudah matrak dibicarakan jika problematika ini tidak segera diselesaikan Indonesia cemas yang akan kita dapat," jelasnya sembari mengajak para orang tua mendampingi dan membantu anak-anak bijak dalam berselancar di era digital.
"Ini harus kita mulai dari sekarang karena 20 tahun itu adalah waktu yang tepat untuk membangun fondasi karakter yang kuat, kemampuan kognitif, dan mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan merupakan asupan yang tidak bisa langsung tampak hasilnya. Namun harus menunggu bertahun-tahun kemudian," tandasnya.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira