Di periode kedua kepemimpinan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, kesejahteraan petani dan peternak di Bumi Panjalu semakin terkerek naik.
Menyeriusi kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Jumat (16/5) lalu Pemkab Kediri meneken nota kesepahaman kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta.
Bukan hanya produk padi atau gabah saja yang akan masuk ke ibu kota. Melainkan juga cabai dan daging potong.
Bupati Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) kerja sama itu akan sama-sama menguntungkan.
Baik bagi Pemkab Kediri maupun bagi Pemprov DKI Jakarta. “Dua daerah (Kabupaten Kediri dan Pemprov DKI Jakarta, Red) akan mendapat dua impact (dampak) yang sama-sama bermanfaat,” ungkap pemimpin muda Kabupaten Kediri itu.
Dengan luas lahan pertanian yang mencapai 70 persen, Mas Dhito menyadari potensi besar di Kabupaten Kediri.
Karenanya, dengan kerja sama contract farming yang ditandatangani di Balai Kota DKI Jakarta itu diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan petani.
Sebab, harga panenan padi yang biasanya naik-turun, kini bisa lebih stabil. Sehingga petani lebih diuntungkan.
“(Dalam jangka panjang, Red) diharapkan ini bisa menghapus kemiskinan ekstrem,” lanjut bapak dua anak itu terkait upayanya meningkatkan kesejahteraan di daerah yang merupakan tempat kelahiran Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo itu.
Untuk diketahui, kerja sama antara Pemkab Kediri dengan Pemprov DKI Jakarta ditindaklanjuti oleh perusahaan daerah masing-masing.
Yakni, Pemkab Kediri melalui PD Canda Birawa yang bekerja sama dengan Perumda Dharma Jaya. Keduanya berkomitmen membantu pengadaan komoditas daging potong.
Selanjutnya, PD Canda Birawa juga bekerja sama dengan PT Food Station Tjipinang dalam pengadaan beras.
Kemudian, PD Canda Birawa juga bekerja sama dengan Perumda Pasar Jaya untuk memasarkan komoditas hortikultura. Salah satunya cabai asal Kabupaten Kediri.
Dalam kesempatan itu, Mas Dhito juga mengajak PT Food Station Tjipinang untuk berinvestasi di Kabupaten Kediri.
Yakni, dengan membangun sarana penggilingan padi di Bumi Panjalu. "Kerja sama dengan Food Station itu (memang membantu) menjaga stabilitas harga. Tapi kalau ada investasi kenapa tidak. Maka kami membuka itu seluas-luasnya," ajak bapak dua anak itu.
Terkait ajakan investasi itu, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Pramono Anung menyambut baik hal tersebut.
Dia menegaskan, kerja sama yang terjalin harus memberi manfaat dan keuntungan bagi kedua belah pihak. Serta, dilaksanakan secara transparan. "Nggak boleh ada ruang yang abu-abu dalam kerja sama-kerja sama yang seperti ini," pesannya.
Bapak dua anak itu juga membuka diri jika Pemkab Kediri ingin belajar tentang pemerintahan dari Pemprov DKI Jakarta. Di antaranya penggunaan aplikasi Jakarta Kini (Jaki) yang jadi inovasi peningkatan pelayanan publik.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira