KOTA, JP Radar Kediri-Pendirian Koperasi Merah Putih jadi perhatian khusus Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati.
Orang nomor satu di Pemkot Kediri ini meminta kelurahan segera menggelar musyawarah kelurahan khusus (muskelsus) agar pembentukan koperasi yang merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto itu segera terwujud.
Apalagi, dia menilai beroperasinya Koperasi Merah Putih bisa meningkatkan ketahanan pangan dan mengentaskan kemiskinan.
Hal tersebut diungkapkan oleh wali kota termuda di Indonesia itu saat memimpin rapat koordinasi di Ruang Joyoboyo Pemkot Kediri pada Kamis (22/5) lalu.
“Pembentukan Koperasi Merah Putih ini sebagai salah satu upaya peningkatan ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan,” ungkapnya.
Perempuan yang akrab disapa Mbak Wali ini menargetkan Koperasi Merah Putih di Kota Kediri sudah terbentuk pada 12 Juli nanti. Bersamaan dengan total 80 ribu Koperasi Merah Putih di Indonesia. Hal itu sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) No. 9/2025.
Karenanya, alumnus Magister Kenotariatan Universitas Airlangga ini meminta seluruh camat dan lurah agar mengagendakan Muskelsus. Yakni dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Mbak wali berharap muskel bisa jadi sarana mewadahi aspirasi masyarakat terkait pembentukan Koperasi Merah Putih. Sehingga, program bisa berjalan inklusif.
Tidak hanya itu, setelah pelaksanaan muskelsus, Mbak Wali juga meminta agar kepengurusan koperasi segera dibentuk.
“Saya minta segera memetakan potensi di kelurahan dan memilih sumber daya manusia yang paham mengenai koperasi,” lanjutnya meminta agar pengurus benar-benar memiliki kapabilitas dalam mengelola koperasi.
Dikatakan Mbak Wali, Koperasi Merah Putih merupakan salah satu wujud ekonomi kerakyatan. Serta, jadi bagian penerapan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Yakni dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis gotong-royong dan kekeluargaan.
Program itu juga selaras dengan Sapta Cita. Yakni Produktif, Kreatif, dan Inovatif. Pembentukan koperasi ini mampu menjadi pilar utama dalam mengurangi kesenjangan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat terwujudkanya Kota Kediri yang MAPAN.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira