KOTA, JP Radar Kediri-Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri 3th anniversary Sedulur King Over Kediri (SKOK) di Tirtayasa Park, Minggu (18/5).
Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Pemkot Kediri ini mengapresiasi acara yang berjalan kondusif dan aksi sosial yang dikerjakan oleh para anggota komunitas motor tersebut.
“Ini (SKOK, Red) merupakan komunitas yang luar biasa,” ungkap perempuan yang akrab disapa Mbak Wali itu sembari menyebut dirinya bangga bisa berkumpul di tengah keluarga besar SKOK dan RX King dalam perayaan ulang tahun kemarin.
Lebih jauh wali kota termuda di Indonesia ini mengatakan, SKOK tidak hanya jadi wadah bagi para pecinta RX King.
Melainkan juga jadi simbol persaudaraan, solidaritas, dan semangat kebersamaan yang terus menginspirasi banyak orang.
Mbak Wali mengatakan, dulu komunitas motor ini identik dengan citra premanisme. Namun, sekarang komunitas motor menunjukkan wajah barunya yang positif.
"Kita lihat sama-sama acara ini hadir dengan berbagai macam kegiatan seperti aksi sosial. Ini menjadi contoh nyata bagaimana komunitas motor bisa menjadi inspirasi dalam kebaikan. Saya juga lihat teman-teman di sini menjaga toleransi dengan pengguna jalan lain," pujinya.
Mbak Wali berharap agar komunitas SKOK bisa terus berkembang. Serta menjadi inspirasi dan contoh bagi komunitas lain dalam membangun solidaritas dan kebersamaan.
Menurutnya acara yang digagas SKOK kemarin sejalan dengan visi misi Pemerintah Kota Kediri. Yaitu, Kota Kediri Ngangeni dan Kediri City Tourism.
Sedulur King Over Kediri menurutnya telah membantu pemerintah untuk mengenalkan Kota Kediri.
"Selamat menikmati keramahan dan kehangatan Kota Kediri. Semoga kota ini memberikan kesan yang baik bagi teman-teman semua.
Sehingga semua ingin hadir lagi di Kota Kediri," paparnya dalam acara yang juga diisi dengan santunan anak yatim, serta pemotongan tumpeng itu.
Kemarin Mbak Wali juga meninjau beberapa stan UMKM hadir di acara tersebut. Alumnus Magister Kenotariatan Universitas Airlangga itu juga mampir ke stan dan membeli makanan serta minuman untuk dibagikan kepada masyarakat yang ada di sana.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira