KABUPATEN, JP Radar Kediri-Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Kediri siap-siap full senyum.
Pasalnya, selain menerima gaji dan tunjangan rutin, Juni nanti mereka akan menerima gaji ke-13. Pemerintah daerah sudah menyiapkan anggaran total hingga puluhan miliar rupiah.
Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, total ASN yang akan menerima gaji ke-13 di Pemkab Kediri sebanyak 9.058 orang. Jumlah itu termasuk puluhan anggota DPRD hingga pimpinan daerah.
Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kediri M. Erfin Fatoni mengatakan, pencairan gaji ke-13 akan dilakukan pertengahan Juni nanti.
Bertepatan dengan tahapan sistem penerimaan murid baru (SPMB). “Pencairan gaji ke-13 sesuai amanat PP (PP No.11/2025) dan Perbup No. 8/2025,” kata Erfin.
Sesuai PP No. 11/2025 tentang Pemberian THR dan Gaji Ke-13 kepada ASN, komponen gaji ke-13 tidak hanya terdiri dari gaji pokok saja.
Melainkan juga ada komponen tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, hingga tunjangan penghasilan pegawai (TPP).
Bagaimana teknis pencairannya? seperti gaji, menurut Erfin pemkab akan mentransfer gaji ke-13 ke rekening masing-masing ASN. “Kalau memang sudah waktunya pencairan nanti akan ditransfer ke rekening (ASN),” lanjut Erfin.
Anggaran gaji ke-13 di Pemkab Kediri tahun ini mencapai Rp 42,8 miliar. Rinciannya, Rp 32,4 miliar untuk 6.419 PNS.
Kemudian, Rp 10,1 miliar untuk 2.587 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Selanjutnya, Rp 226,4 juta digunakan untuk gaji ke-13 anggota DPRD dan pimpinan daerah.
Bagaimana dengan 139 CPNS 2024 yang akan diangkat Mei ini? Erfin menyebut para pegawai yang masa kerjanya belum ada sebulan pada awal Juni nanti itu tidak akan mendapat gaji ke-13. “Untuk pensiunan (PNS, Red) nanti dapat gaji ke-13 dari pusat. Melalui Taspen,” jelasnya.
Untuk diketahui, gaji ke-13 untuk ASN rutin dicairkan setiap tahun. Pemberian ekstra-gaji ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak ASN. Karena itu pula, pencairan gaji ke-13 dilakukan jelang tahun ajaran baru pada bulan Juli.
Terpisah, Edi, salah satu ASN di Pemkab Kediri mengaku sangat senang dengan segera cairnya gaji ke-13.
Pasalnya, tahun ini anaknya mulai masuk ke bangku SMA. “Ya kan banyak kebutuhannya. Selain sumbangan pendidikan juga harus beli laptop dan perlengkapan lainnya,” ungkap Edi.
Selain salah satu anaknya yang masuk ke SMA, dua anak lainnya yang masing-masing bersekolah di SMP dan SD juga membutuhkan uang untuk kenaikan kelas.
“Jadi (gaji ke-13, Red) memang sangat membantu,” jelas Edi sembari menyebut keberadaan tunjangan itu membuat dirinya tak perlu menguras tabungan untuk persiapan tahun ajaran baru.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira