Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Empat Hari Lagi SPMB di Kota Kediri Akan Dimulai! Begini Pesan Wali Kota Vinanda

Ayu Ismawati • Kamis, 15 Mei 2025 | 09:05 WIB
Photo
Photo

KOTA, JP Radar Kediri-Empat hari lagi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Kediri 2025 akan dimulai.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mewanti-wanti agar pelaksanaannya transparan dan akuntabel. Dia meminta masyarakat aktif melapor jika ada temuan pelanggaran di lapangan.

          Untuk diketahui, tahapan SPMB untuk jenjang TK, SD, dan SMP negeri se-Kota Kediri itu akan dibuka dengan jalur afirmasi pada Senin (19/5) mendatang.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan, komitmen pelaksanaan SPMB yang transparan dan akuntabel itu sebelumnya sudah ditegaskan dalam deklarasi.

Diikuti oleh seluruh kepala sekolah yang diajak mewujudkan SPMB yang jujur dan adil.

          “Lewat deklarasi yang kemarin (6/5) sudah dilakukan bersama dinas pendidikan dan seluruh kepala sekolah, artinya SPMB ini harus dilakukan secara transparan dan akuntabel,” tegas Vinanda.

          Pasca-deklarasi itu, Vinanda berharap semua pihak bisa memegang komitmen yang sudah disepakati.

Sehingga, masyarakat bisa leluasa mengakses SPMB secara adil. Dia mencontohkan jalur domisili khusus yang seleksinya murni berdasarkan jarak rumah, prosesnya juga harus transparan.

          “Pengawasan juga harus dimaksimalkan sehingga anak-anak bisa mendapatkan fasilitas pendidikan yang baik,” tandasnya.

          Selebihnya, perempuan berusia 26 tahun itu mendorong agar orang tua atau wali murid proaktif. Yakni, dengan melaporkan temuan jika ada dugaan kecurangan dalam proses SPMB.

          Sesuai jadwal, SPMB Kota Kediri tahun ini akan dibuka dengan pendaftaran jalur afirmasi.

Jalur ini mencakup afirmasi keluarga ekonomi tidak mampu dan inklusi. Untuk jalur afirmasi keluarga ekonomi tidak mampu, syarat utamanya adalah warga Kota Kediri yang tercatat di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

          “Jalur ini diutamakan untuk yang termasuk dalam miskin ekstrem,” sambung Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri M. Anang Kurniawan.

          Pembuktian keikutsertaan di DTKS itu—lanjut Anang—dilihat dari database Dinas Sosial Kota Kediri yang ditetapkan cut off-nya pada Februari 2025 lalu.

Selain masuk DTKS, calon siswa yang terdata dalam program penyasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem (P3KE) juga menjadi prioritas utama.

          Proporsi kuota di jalur ini ditetapkan berbeda antara jenjang TK, SD, dan SMP. Di jenjang TK dan SD, kuotanya ditetapkan minimal 15 persen dari pagu satuan pendidikan. Sedangkan untuk jenjang SMP kuotanya minimal 20 persen dari pagu siswa di sekolah.

Seperti diberitakan, ada empat jalur di SPMB Kota Kediri. Yakni jalur afirmasi dan inklusi, prestasi, mutasi dan anak guru, serta domisili. Khusus untuk jalur prestasi hanya ada di jenjang SMP negeri.

Tahapan SPMB Kota Kediri 2025 akan dimulai Senin (19/5) mendatang. Diawali dengan jalur afirmasi untuk jenjang TK, SD, dan SMP negeri yang pendaftarannya dibuka mulai 19–20 Mei 2025.

Jalur afirmasi akan mencakup afirmasi keluarga ekonomi tidak mampu dan inklusi atau disabilitas. Mulai tahun ini, seluruh sekolah negeri di Kota Kediri akan menjadi sekolah inklusi. Yakni, bisa menerima siswa anak berkebutuhan khusus (ABK).

 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #SPMB 2025 #wali kota kediri vinanda prameswati