Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Gelar Sarasehan Asta Cita, PCNU Kabupaten Kediri Siap Kawal Kopdes Merah Putih dan Kukuhkan Asosiasi Kepala Desa NU

Hilda Nurmala Risani • Kamis, 15 Mei 2025 | 15:11 WIB
SARASEHAN: Pengurus PCNU Kabupaten Kediri bersama Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama.
SARASEHAN: Pengurus PCNU Kabupaten Kediri bersama Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kediri berkomitmen mengawal program pemerintah pusat.

Hal itu disampaikan lewat sarasehan membahas Asta Cita yang digelar di aula kantor PCNU Kabupaten Kediri pada Rabu (14/5) pada pukul 11.00. 

Baca Juga: Wali Kota Kediri Vinanda Apresiasi Pemain Film Cocote Tonggo, Dorong Perfilman Tampilkan Kearifan Lokal

Untuk mengawal program tersebut, PCNU Kabupaten Kediri menggandeng kepala desa dan Kodim 0809/Kediri.

Ketua PCNU Kabupaten Kediri Muhammad Makmun mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan agar terjalin kerjasama untuk menjalankan program pemerintah pusat. 

Baca Juga: Wali Kota Vinanda Prameswati Hadiri Peringatan Hari Talasemia di RS Bhayangkara Kediri

“Ini adalah upaya kami memberi kontribusi untuk pembangunan di daerah. Utamanya adalah mewujudkan Asta Cita sebagai bentuk dukungan program ke pemerintah,” jelas Gus Makmun -sapaan akrab Muhammad Makmun. 

Di acara tersebut, PCNU Kabupaten Kediri menggandeng kepala desa di Kabupaten Kediri serta Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama.

Baca Juga: Ini Kabar Gembira Bagi Penerima Manfaat di Kota Kediri, Kemensos Segera Cairkan Bansos Triwulan 2

Gus Makmun mengatakan jika kegiatan ini juga sebagai langkah untuk memfasilitasi kepala desa untuk sharing dan musyawarah terkait tata kelola pemerintah desa. 

“Acara ini diinisiasi lembaga penyuluhan dan bantuan hukum (LPBH) PCNU Kabupaten Kediri,” imbuhnya.

Baca Juga: TNI Bakal Jaga Kantor Kejaksaan di Kediri Raya Selama 24 Jam

Ketua LPBH PCNU Kabupaten Kediri Samsul Munir mengatakan, LPBH ini sifatnya sebagai teman musyawarah untuk memajukan desa. Khususnya program pemerintah pusat. 

Salah satu program tersebut adalah koperasi desa (kopdes) merah putih. Untuk teknisnya, setiap desa pasti memiliki cara tersendiri.

Baca Juga: Pengangguran Kota Kediri Didominasi Lulusan SMA dan SMK, Ini Angka Menurut BPS

“Kami ingin tata kelola desa semakin baik dan tidak ada celah-celah pelanggaran hukum. Sebab masih banyak kepala desa yang bukan orang hukum karena itu perlu didampingi eksekusinya di lapangan,” paparnya.

Semetara itu, Dandim 08/09 Letkol Inf Ragil Jaka Utama menerangkan, Asta Cita ini nantinya diselaraskan dengan program-program pemerintahan paling rendah di tingkat desa.

Baca Juga: Siap-Siap Unjuk Bakat atau Prestasi! Jalur Karakteristik SPMB Kota Kediri Diserahkan ke Sekolah

“Makanya perlu untuk dihadirkan agar dalam realisasi program pusat bisa berjalan beriringan,” terangnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, jika dalam pelaksanaan ada kendala maka penyelesaiannya harus sesuai dengan prosedur hukum. “Tidak boleh diselesaikan dengan aksi premanisme. Harus tetap mengacu pada hukum,” tandas lelaki asli Semarang itu.

Baca Juga: SPMB 2025 Kota Kediri! Jalur Domisili Kini Lebih Ketat, Titip KK Dipastikan Gagal

Menurutnya selain pendampingan dalam bidang hukum, pihaknya juga akan terus memberi pendampingan dalam pelaksanaan program dari pemerintah pusat. 

“Untuk teknisnya bagaimana kami sesuaikan dengan kebutuhan setiap daerah. Karena antar daerah satu dengan yang lain pasti berbeda,” tuturnya.

Baca Juga: Ini Tujuan Pemdes Purwotengah Papar Kediri Bangun Akses Jalan Ratusan Meter

Selain pendampingan dalam bidang hukum, Letkol Inf Ragil Jaka Utama juga menekankan pentingnya komitmen dalam mewujudkan Asta Cita. Total ada delapan poin utama yang menjadi perhatian. 

“Contohnya pada poin kedua Asta Cita tentang swasembada pangan. Ini perlu digalakkan bersama agar kemandirian pangan bisa terwujud,” terangnya kepada wartawan Jawa Pos Radar Kediri.

Baca Juga: Dispertabun Bangun 900 Sumur Sawah Baru! Kunjungi Kediri, Kementan Cek Penambahan Luasan Padi

Terpisah, Kepala Desa Plaosan Mujianto mengaku senang dengan adanya kegiatan sarasehan ini.

“Selain membuka pemikiran terkait hukum. Juga merasa ada kepedulian dari berbagai pihak dalam mengawal keberjalanan program dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran,” pungkasnya. 

Sementara itu, usai sarasehan, kepala desa yang hadir di acara itu mengukuhkan Asosiasi Kepala Desa NU. Semua anggota asosiasi itu adalah kader NU Kabupaten Kediri.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

 

 

Editor : rekian
#kabupaten kediri #Kopdes Merah Putih #PCNU Kabupaten Kediri #Asta Cita #nu #Koperasi Desa #Asosiasi Kepala Desa