Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Cegah PMK, DKPP Kota Kediri Distribusikan 600 Dosis Vaksin

Hilda Nurmala Risani • Kamis, 8 Mei 2025 | 04:07 WIB

 

SIAP DIVAKSIN: Peternak memjaga sapinya agar tidak terkena PMK.
SIAP DIVAKSIN: Peternak memjaga sapinya agar tidak terkena PMK.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Cegah kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri gencarkan vaksinasi. Pada Mei ini, 600 dosis vaksin disalurkan ke peternak sapi. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Kediri M. Ridwan mengatakan, pendistribusian vaksin ini sudah masuk tahap tiga. Targetnya, pada Hari Raya Idul Adha tidak ada lagi kasus PMK di Kota Kediri. 

Baca Juga: Semua Sekolah Negeri Kini Inklusi, ABK Tak Lagi Bingung Pilih Sekolah

Semua vaksin yang disalurkan ke peternak itu adalah bantuan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Penyalurannya disampaikan secara bertahap. 

“Kemarin ada dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi sejumlah 1000 dosis vaksin. Disalurkan secara bertahap mulai Februari lalu. Kalau saat ini ada 600 dosis vaksin dari APBN semua,” jelas Ridwan.

Baca Juga: Bupati Kediri Buka Musrenbang RPJMD 2025-2029, Mas Dhito Fokus Entaskan Kemiskinan Ekstrem

Meski di wilayah kota sudah zero kasus PMK sejak Februari lalu masyarakat khususnya peternak sapi tidak boleh lengah. “Tidak ada targetkan kapan vaksin ini harus selesai. Meskipun tidak ada kasus kami tetap melakukan vaksin untuk mencegah terjadinya PMK,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, hingga saat ini,  dosis vaksin yang didistribusikan sudah mencapai angka ribuan. Itu tersebar di tiga kecamatan yang ada di wilayah kota.

Baca Juga: Telurkan BOSDa, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati: Tidak Boleh Ada Ijazah Tertahan Lagi

“Vaksinasi kami lakukan sebanyak tiga kali. Yaitu vaksin pertama, kedua, dan terakhir booster,” terangnya kepada wartawan Jawa Pos Radar Kediri.

PMK seringkali menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat. Selain merugikan peternak, juga membuat masyarakat yang ingin berkurban menjadi takut.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati Sidak ke Kantor Satpol PP, Kasatpol Tidak Ada di Ruangan! Kemana? 

Untuk menepis ketakutan tersebut. DKPP selain gencar melakukan vaksin, pihaknya juga terus memantau transaksi yang ada di pasar hewan. Itu dilakukan untuk mendeteksi lebih dini adanya PMK.

“Jual beli sapi saat ini benar-benar harus selektif. Pastikan yang sudah mendapat vaksin. Dan jangan lupa jaga kebersihan kandang agar tidak menimbulkan penyakit,” tandasnya.

Baca Juga: Rempah Kediri, Simbol Identitas Budaya! Wali Kota Vinanda dan ‘Sekda’ Melaka Hadiri Simposium Warisan Budaya UNP Kediri

Ridwan bercerita lebih lanjut, terkadang kendala yang dialami untuk meminimalkan PMK adalah perilaku masyarakat sendiri. Yakni meningkatkan kesadaran tentang pentingnya vaksin.

Namun kendala tersebut terus dievaluasi pihaknya. Sehingga semakin kesini masyarakat juga lebih aware terhadap pelaksanaan vaksin. Terakhir, dia menghimbau agar masyarakat turut berkontribusi dalam menekan kasus PMK. “Patuhi anjuran dari pemerintah untuk melakukan vaksin. Dan bila ditemui kasus segera lapor kepada kami,” pungkasnya. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.



Editor : rekian
#peternak sapi #pmk #vaksin #DKPP Kota kediri #cegah PMK #kota kediri