Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini yang Dilakukan Pemkab Kediri untuk Mencapai Zero Case PMK saat Idul Adha

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Jumat, 2 Mei 2025 | 04:06 WIB

 

CEGAH PMK: Sapi di pasar hewan harus sehat dari penyakit. Jelang Idul Adha, tak boleh ada yang kena penyakit mulut dan kuku.
CEGAH PMK: Sapi di pasar hewan harus sehat dari penyakit. Jelang Idul Adha, tak boleh ada yang kena penyakit mulut dan kuku.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) selalu menjadi momok saat momen Hari Raya Idul Adha. Selain merugikan peternak, juga membuat masyarakat yang ingin berkurban menjadi takut. 

Untuk menepis kekhawatiran itu, Pemkab Kediri menargetkan kasus PMK harus zero case saat momentum Hari Raya Idul Adha nanti. Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri drh Tutik Purwaningsih mengatakan, mulai sekarang dia memastikan jika di Kabupaten Kediri nihil kasus PMK. 

Baca Juga: Napi di Lapas IIA Kediri Tanam Terong di Lapas Kulon Kali, Hasil Panennya Sebagian untuk Warga

“Kami memberi apresiasi kepada seluruh peternak dan masyarakat yang selalu bersama-sama mengikuti kebijakan pemerintah baik pemerintah pusat, provinsi maupun daerah,” ucapnya.  

Kebijakan itu terkait dengan pelaksanaan vaksin. Dia menyebut, pencegahan penyakit PMK ini semakin baik karena kesadaran peternak semakin tinggi. 

Baca Juga: Hari Buruh, Wali Kota Vinanda Pramesti Lepas 240 Jemaah Haji Kota Kediri

Sebelumnya, untuk pelaksanaan vaksinasi Pemkab Kediri menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar. Anggaran tersebut untuk program vaksinasi ke ternak-ternak yang membutuhkan vaksin di wilayah Kabupaten Kediri. Sedikitnya ada 50.000 dosis vaksin yang disiapkan. Hingga saat ini, masih terus berproses.

Saat proses pengadaan, Tutik mengaku sempat terkendala karena ada revisi melalui e-catalog. “Kemarin masih sedikit ada revisi kaitannya proses pengadaan karena harus melalui e-catalog sementara e-katalog harga cukup tinggi. Untungnya ada yang langsung ke produsen. Sehingga harga relatif lebih ekonomis tapi kualitasnya juga bagus,” jelasnya.

Baca Juga: Komitmen Atasi Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Kediri, Mas Dhito Gandeng Kadin

Dia menargetkan, pertengahan bulan ini vaksin sudah bisa didapatkan. Sehingga, sapi-sapi yang belum mendapatkan vaksin bisa langsung divaksin. Dan untuk yang hewan yang siap kurban dipastikan dalam kondisi sehat dan sudah memenuhi syarat.

Untuk diketahui, sebelumnya Pemkab Kediri menerima vaksin dari pemerintah pusat sebanyak 28.000 dosis. Vaksin tersebut sudah dialokasikan hingga 90 persen ke peternak. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

 

Editor : rekian
#idul adha #pemkab kediri #pmk #vaksin #zero case