Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tim Disdagin Sidak Persiapan Realisasi Proyek Mei Ini, Ini Deadline Pembangunan Pasar Ngadiluwih Kediri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Rabu, 30 April 2025 | 07:30 WIB
Tim Disdagin Kabupaten Kediri juga melakukan sidak realisasi Pasar Ngadiluwih.
Tim Disdagin Kabupaten Kediri juga melakukan sidak realisasi Pasar Ngadiluwih.

KABUPATEN, JP Radar Kediri-Pembangunan Pasar Ngadiluwih terus dikebut. Setelah melakukan penandatanganan kontrak, rekanan mulai menyiapkan lahan untuk pembangunan pasar yang terbakar pada 2022 lalu itu.

          Sekitar pukul 12.00 kemarin, tim Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Kediri juga melakukan sidak terkait proses awal pembangunan pasar. Saat mereka mengecek lokasi, rekanan terlihat mulai menyiapkan lahan.

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, lokasi proyek sudah rata dengan tanah. Ada satu unit traktor dan satu unit ekskavator yang membersihkan puing-puing bangunan di sana.

Kepala Disdagin Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengatakan, pihaknya telah melakukan penandatanganan kontrak dengan PT Elaine Karya Abadi pada 23 April lalu.

          Sesuai yang tertera di dokumen kontrak, pelaksanaan revitalisasi pasar Ngadiluwih akan dilakukan dalam waktu 244 hari atau sekitar 8 bulan.

“Ditargetkan pada 23 Desember 2025 nanti pembangunan bisa selesai,” kata Tutik tentang kontrak tahun tunggal atau harus selesai akhir tahun ini tersebut.

          Lebih jauh Tutik menyebut, surat perintah kerja (SPK) proyek juga dikeluarkan pada 23 April lalu.

Setelah itu dilakukan serah terima lapangan. Terkait monitoring kemarin, menurut Tutik dilakukan untuk persiapan kegiatan pre-contruction meeting (PCM) atau rapat sebelum kontruksi.

Tujuannya untuk melihat kesiapan lahan yang akan dilakukan pembangunan. “Jadi besok (hari ini, Red) akan kami undang seluruh tim dari teman-teman. Seperti konsultan pengawas kemudian dari tim penyedia termasuk vendor-vendor yang sudah dimintai terkait dengan ketersediaan,” terang Tutik sembari menyebut tim perencana juga akan diundang terkait revitalisasi Pasar Ngadiluwih tersebut.

          Monitoring kemarin, diakui Tutik sekaligus untuk melihat kesiapan rekanan. Jika setelah SPK turun belum ada aktivitas dari rekanan selama 14 hari, menurutnya hal tersebut tergolong menyalahi aturan dalam kontrak.

“Dengan adanya kegiatan dari pihak rekanan ini (traktor yang meratakan lahan) sudah bisa saya pastikan ada progres dari rekanan.

Artinya sejauh ini ada komitmen dari rekanan,” jelas perempuan yang juga menjabat plt kepala dinas ketahanan pangan dan peternakan itu.

Untuk diketahui, pembangunan Pasar Ngadiluwih dianggarkan Rp 29,8 miliar. Rekanan memenangkan tender senilai Rp 23,8 miliar.

Konsep pembangunan Pasar Ngadiluwih dibuat sama dengan Pasar Wates. Yakni, pasar yang mengolaborasikan konsep tradisional, modern, dan budaya. Jika luas Pasar Wates hanya 10 ribu meter persegi, Pasar Ngadiluwih lebih luas atau mencapai 13 ribu meter persegi.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #pembangunan pasar ngadiluwih #pasar kediri #pasar ngadiluwih