KEDIRI, JP Radar Kediri- Salah satu dampak proyek pembangunan jalan tol adalah hilangnya pohon di jalur hijau. Untuk mengembalikan itu, Pemkot Kediri menyiapkan 10 ribu bibit pohon yang akan ditanam secara bertahap.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri Imam Muttakin mengatakan, pihaknya telah mendapatkan kompensasi atas pohon di jalur hijau yang ditebang untuk kebutuhan lahan jalan tol.
“Sesuai dengan perwali, setiap pemotongan pohon harus ada kompensasi pemberian bibit. Dengan kriteria tertentu. salah satunya ada yang ketinggian 3 meter kemudian diameter batangnya 15-20 cm,” ujarnya.
Berdasarkan perhitungan pihaknya, total PT LMA selaku pelaksana tol akses bandara harus memberikan 10 ribu pohon. Pemberian itu dilakukan secara bertahap. “Saat ini, kami sudah menerima kurang lebih dua ribu (bibit pohon, Red),” ungkapnya.
Dengan begitu, Pemkot Kediri pun akan melakukan penanaman pohon secara bertahap. Dari total 10 ribu bibit pohon itu, Imam merinci seribu di antaranya akan ditanam di area-area yang berada di aset Pemerintah Kota Kediri.
“Seribu lagi nanti di instansi-instansi, baik swasta atau pemerintah,” sambungnya.
Kemudian, enam ribu bibit pohon rencananya akan diberikan kepada masyarakat untuk dilaksanakan penanaman oleh masyarakat. “Dan dua ribu nanti akan ditanam di sepanjang jalan tol oleh PT LMA,” ungkap Imam.
Imam mencontohkan, ribuan bibit pohon mulai ditanam Senin (21/4) lalu. Yakni, pada momentum memperingati Hari Bumi yang digelar di kawasan Goa Selomangleng. Ribuan pohon dengan berbagai jenis ditanam di kawasan perbukitan itu.
“Macam-macam (jenis pohon yang ditanam, Red). Ada tabebuya, trembesi, ketepeng, dan ada pohon buah seperti mangga,” pungkas Imam.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian